Kamis, 08 Juni 2023
18 Dzul Qa'dah 1444

Mario Dandy Dipolisikan Mantan Pacar Soal Pencemaran Nama Baik

Kamis, 16 Mar 2023 - 16:47 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Mario Dandy Dipolisikan Mantan Pacar Soal Pencemaran Nama Baik
Sosok APA (tengah), Saksi yang disebut sebagai pembisik Mario Dandy Satriyo (Antara)

Sosok perempuan Anastasia Pretya Amanda (APA) akhirnya muncul ke publik setelah namanya dikaitkan dalam kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo (20) terhadap David Ozora (17).

Bersama penasihat hukumnya, Amanda membantah tudingan yang menyebut dirinya sebagai pembisik atau provokator yang membuat Mario menganiaya David hingga koma.

“Maka itu kami melaporkan mereka dengan laporan sementara ini fitnah dan pencemaran nama baik,” kata penasihat hukum Amanda, Enita Edyalaksmita saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (16/3/2023).

Mereka yang dilaporkan adalah Mario, Shane Lukas (19), dan AG (15). Ketiganya dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.

Baca juga
Polda Metro Jaya Beri Pengawalan Gratis untuk Penarikan Uang Masyarakat

Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP / B / 1376 / III / SPKT / Polda Metro Jaya tertanggal 14 Maret 2023 dan ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Enita menyebut saat ini hanya sedang menunggu panggilan kepada kliennya untuk BAP proses laporan tersebut.

Dalam laporannya, para tersangka dilaporkan dengan Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP tentang pencemaran nama baik atau fitnah.

Meski begitu, Amanda tak menampik jika dirinya pernah punya hubungan spesial dengan Mario, sebelum putus dan Mario berpacaran dengan AG.”Emang biasa, temenan biasa sih. Emang sudah sejak putus juga sudah bener-bener kek temenan biasa ngga ada yang kayak hubungan spesial,” ungkap Amanda.

Baca juga
Polisi Serahkan Mario Dandy dan Shane Lukas ke Kejaksaan

Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Jakarta Selatan memeriksa saksi APA dalam kasus penganiayaan yang dilakukan Mario.

“Saudari APA itu menyampaikan dugaan perbuatan tidak baik yang dilakukan korban kepada AG,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat (24/2/2023) lalu.

Ade Ary menjelaskan saksi APA ini meneruskan dugaan perbuatan tidak baik dengan menyampaikan kepada tersangka Mario yang notabene merupakan teman dekat AG.

Kemudian Mario mengonfirmasi kepada AG, setelah diduga dibenarkan, tersangka emosi dan mengajak korban David untuk bertemu dan melakukan penganiayaan.

Tinggalkan Komentar