Kamis, 26 Mei 2022
25 Syawal 1443

Markas Twitter Sepi, Elon Musk Mau Sulap jadi Rumah Tunawisma

Markas Twitter Sepi, Elon Musk Mau Sulap jadi Rumah Tunawisma
Markas Twitter Sepi, Elon Musk Mau Sulap jadi Rumah Tunawisma

Elon Musk tak henti-hentinya ‘mengacak-acak’ Twitter usai menjadi pemegang saham tertinggi platform burung biru tersebut.

Setelah sempat mengkiritisi fitus Twitter Premium dengan berbagai catatan, kini Musk membuka polling terbuka, topiknya “menjadikan kantor Twitter sebagai lokasi tinggal tunawisma”.

Pemegang 9,2 persen saham Twitter itu mencuit di akunnya menanyakan kepada para followersnya apa perlu kantor pusat Twitter di San Fransisco disulap menjadi rumah bagi tunawisma.

Manusia terkaya di dunia itu menilai selama badai pandemi COVID-19, tak banyak orang yang bekerja di markas besar Twitter. Sehingga Musk menganggap sayang jika fasilitas kantor megah itu tak digunakan maksimal.

Baca juga
Tesla Akan Pindahkan Kantor Pusatnya ke Austin, Texas

“Saya serius untuk yang satu ini,” kata Elon mengklarifikasi “polling”-nya tersebut.

Mengutip Reuters, Senin, banyak yang mendukung ide nyeleneh Elon itu dan 90 persen dari peserta “polling” menyetujui ide menyulap markas besar Twitter jadi rumah bagi para tunawisma.

Salah satu yang menyetujui ide itu adalah rekan sesama pebisnis Jeff Bezos, pemilik Amazon.com.

Jeff Bezos sebelumnya sempat menyulap lantai delapan di kantor utamanya di Seattle menjadi rumah bagi para tunawisma.

Menurutnya itu cara yang baik untuk memanfaatkan bangunannya serta menyediakan jalur yang tepat bagi para pegawai yang tergerak hatinya untuk menjadi “volunteer”.

Baca juga
Merasa Dibungkam, Elon Musk Serius Garap Platform Tandingan Twitter

Dengan masifnya pengikut Elon Musk mencapai 81 juta pengikut di Twitter, kini “polling” itu sudah mengumpulkan jutaan suara dalam waktu kurang dari satu hari.

Sebelumnya, Elon juga telah memberikan masukkan untuk perusahaan dengan logo burung biru itu agar bisa mengembangkan Twitter Blue.

Ada pun ia mengusulkan agar Twitter Blue bisa memberikan opsi pembayaran dengan dogecoin, mengubah harga berlangganan, hingga meniadakan iklan di layanan jejaring sosial yang bertaraf premium itu.

 

Tinggalkan Komentar