Selasa, 16 Agustus 2022
18 Muharram 1444

Ma’ruf Amin Pimpin Pemerintahan hingga 2 Juli 2022

Selasa, 28 Jun 2022 - 11:06 WIB
Wapres Ma’ruf Amin. (Foto BPMI Setwapres)
Wapres Ma’ruf Amin. (Foto BPMI Setwapres)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penugasan Wakil Presiden Melaksanakan Tugas Presiden. Dengan terbitnya keppres tersebut Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin memimpin pemerintahan Indonesia hingga 2 Juli 2022.

Dalam keppres yang diakses dari laman Sekretariat Negara pada Selasa (28/6/2022), berisi: “Menetapkan: kesatu, menugaskan Wakil Presiden untuk melaksanakan tugas sehari-hari Presiden sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan selama Presiden melaksanakan kunjungan kerja dan/atau kenegaraan ke Jerman, Polandia, Ukraina, Rusia, dan Persatuan Emirat Arab pada tanggal 26 Juni sampai dengan 2 Juli 2022, atau sampai dengan tanggal tiba kembali di Tanah Air”.

Disebutkan pula dalam keppres tujuan Wapres melaksanakan tugas sehari-hari Presiden tersebut untuk menjaga lancarnya pelaksanaan pemerintahan.

Baca juga
Tidak Masuk Akal Bharada E yang Mengomandoi Pembunuhan Brigadir J

“Kedua, apabila dalam jangka waktu penugasan tersebut, perlu segera ditetapkan suatu kebijakan baru, Wakil Presiden sebagai pelaksana tugas Presiden wajib terlebih dahulu berkonsultasi dan meminta persetujuan kepada Presiden,” demikian tertulis.

Adapun butir ketiga ketetapan keppres adalah setelah Presiden berada kembali di Tanah Air, penugasan berakhir dan Wakil Presiden segera melaporkan pelaksanaan tugas tersebut kepada Presiden.

Keppres tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan, yaitu 24 Juni 2022.

Presiden Jokowi saat konferensi pers sebelum berangkat, menjelaskan tujuannya melakukan lawatan ke sejumlah negara adalah untuk mengusung perdamaian antara Ukraina dan Rusia.

“Setelah dari Jerman, saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Zelenskyy,” kata Presiden dalam keterangannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (26/6/2022) sebelum lepas landas.

Baca juga
Kejagung Bongkar Peran Lin Che Wei di Kasus Mafia Minyak Goreng

Jokowi melanjutkan bahwa misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelenskyy, untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian, untuk membangun perdamaian, karena memang perang harus dihentikan dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali.

Tinggalkan Komentar