Rabu, 08 Februari 2023
17 Rajab 1444

Masa Gelap Bisnis Kripto, Tekor Rp228 Triliun Bos FTX Langsung Miskin

Sabtu, 12 Nov 2022 - 23:15 WIB
Ingin Tetap Bebas, Mantan Bos FTX Rela Keluarkan Rp3,89 Miliar
Mantan CEO FTX, Sam Bankman-Fried yang mau mengeluarkan uang jaminan agar terbebas dari penjara - (Foto: reuters)

Bisnis aset kripto benar-benar babak belur. Pemainnya sudah banyak yang bangkrut, termasuk platform kripto yang cukup kondang yakni FTX. CEO-nya Sam Bankman-Fried tekor Rp228 triliun.

Dikutip dari AFP, platform kripto FTX telah mengajukan pailit alias bangkrut Bab 11 di Amerika Serikat (AS) pada Jumat (11/11/2022). Dan, CEO FTX Sam Bankman-Fried mengajukan mundur.

Yang dimaksud Bab 11 adalah mekanisme di AS yang memungkinkan perusahaan merestrukturisasi utang di bawah pengawasan pengadilan, di sisi lain perusahaan tersebut masih bisa beroperasi. Pengajuan bangkrut Bab 11 dari FTX itu, dipicu anjloknya harga token kripto FTX.

Sebelumnya, platform kripto terbesar di AS yakni Binance, tertarik untuk mengambil-alih FTX. Namun belakangan, Binance membatalkan keinginannya itu. Alhasil, pelaku pasar mempertimbangkan kemungkinan respons regulator.

Baca juga
Usai Bangkrut, Sekuritas Bahama Bekukan Aset dan Ambil Alih FTX

Selain itu, keuangan FTX sejak minggu lalu, mengalami goncangan yang cukup serius. Salah satu pemicunya adalah harga aset kripto yang tak kunjung membaik. Termasuk Bitcoin, uang kripto dengan kapitalisasi terbesar, nilainya terjun bebas.

Sedangkan Bankman-Fried telah meminta maaf dan berjanji bahwa FTX akan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan likuiditas. Untuk menhisi jabatan yang ditinggalkan Bankman-Fried, FTX menunjuk John J Ray. “Pembebasan segera Bab 11 merupakan langkah tepat untuk memberikan kesempatan kepada Grup FTX untuk memperbaiki situasi,” kata Ray.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan bisa memahami situasi saat ini. FTX Group juga berharap seluruh karyawan mau melanjutkan FTX dan membantu Ray.

Baca juga
Harga Bitcoin Tak Goyah dengan Meroketnya Inflasi di AS

Kejatuhan FTX bahkan meluas ke dunia olahraga, dengan klub basket Miami Heat mengumumkan FTX Arena akan berganti nama. Selain itu, tim Formula Satu Mercedes mengatakan telah menangguhkan kesepakatan sponsor dengan FTX dan menghapus logo perusahaan dari mobilnya.

Sebelumnya, CEO bursa kripto FTX, Sam Bankman-Fried sempat “kehilangan” 94 persen hartanya dalam semalam. Harta senilai US$14,6 miliar, atau setara Rp228 triliun (asumsi kurs Rp15.674 per dolar AS) raib begitu saja. Raibnya harta Bankman-Fried tak lepas dari masalah harga token kripto FTT anjlok drastis.

Dan, Bankman-Fried masuk dalam daftar Bloomberg Billionaires Index dengan perkiraan kekayaan US$15,2 miliar. Namun, nama CEO FTX itu hilang dari daftar usai hartanya tersisa US$991,5 juta.

Baca juga
Bos Indodax Dapat Harta Karun Ethereum Rp8,9 Miliar

 

Tinggalkan Komentar