Rabu, 25 Mei 2022
24 Syawal 1443

Masak Opung Enggak Tau Bahwa Berdasarkan UUD 45 Masa Jabatan Presiden 2 Kali Saja

Luhut jokowi turun 2024 - inilah.com
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan - maritim.go.id

Pegiat media sosial Nong Andah Darol Mahmada melontarkan sindiran kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tentang masa jabatan Presiden Jokowi.

Luhut sebelumnya mengaku kerap mendapat pertanyaan dari masyarakat, apa sebenarnya alasan pemilu harus dilakukan pada 2024 mendatang. Menurutnya, masyarakat merasa saat ini kondisi sedang baik-baik saja.

“Alasan penundaan, saya mau tanya kamu, apa alasan bikin Pak Jokowi turun? Ada alasannya?” tanya Luhut kepada wartawan di Jakarta, Kamis (17/3/2022).

Menanggapi itu, Nong Andah mengatakan, bahwa alasan Jokowi harus meletakkan jabatan pada tahun 2024 karena perintah konstitusi.

Baca juga
Dibanding Ganjar, PDIP Anggap Cak Imin Lebih Siap Nyapres

Istri politikus PSI Guntur Romly ini pun meminta Jokowi tetap menjabat Presiden sesuai perintah konstitusi.

“Loh opung kok nanyanya begitu, jelas alasannya terang benderang masa jabatan presiden di konstitusi kita hanya 2 periode dan pemilu diselenggarakan setiap 5 tahun sekali. Tolong jangan jerumuskan pak @jokowi dengan melanggar dan memaksa ubah konstitusi kita ya pak, pliiiisss,” tulis akun @nongandah.

Selain menanyakan apa alasan Jokowi mesti lengser pada tahun 2024, Luhut juga mengungkapkan, banyak masyarakat yang menilai mengapa harus mengeluarkan anggaran begitu besar untuk melaksanakan Pemilu 2024.

“Kedua, kenapa duit segitu besar mengenai Pilpres mau dihabisin sekarang? Mbok, nanti. Kita masih sibuk dengan COVID-19, keadaannya masih begini, dan seterusnya. Itu pertanyaan. Kenapa mesti kita buru-buru? Kami capek dengan istilah kadrun lawan kadrun, apa istilahnya itulah. Kita mau damai, itu saja sebenarnya,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar