Selasa, 09 Agustus 2022
11 Muharram 1444

Masih Level III, Merapi Tujuh Kali Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 2.000 Meter

Kamis, 28 Apr 2022 - 10:36 WIB
Penulis : Aria Triyudha
0105 113921 16e8 Inilah.com  - inilah.com
Ilustrasi guguran lava pijar. Foto: Antara

Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah mengeluarkan tujuh kali guguran lava pijar ke arah barat daya, Kamis (28/4/2022). Guguran lava pijar ini meluncur dengan jarak maksimum sejauh 2.000 meter ( 2 km) ke arah barat daya, mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

“Selama periode pengamatan itu, Merapi juga mengalami 22 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-20 milimeter (mm) selama 24.4-146.1 detik. Dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 3 mm selama 11.4-11.7 detik,” kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melansir Antara.

Berikutnya, Hanik menjelaskan, delapan kali gempa fase banyak dengan amplitudo 3-11 mm selama 4.8-11.6 detik. Dua kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 26-65 mm selama 10.1-16.5 detik.

Baca juga
Gunung Merapi Luncurkan Tiga Kali Awan Panas dan 40 Kali Guguran Lava Pijar

Pada Kamis pagi, cuaca di Merapi cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur dan suhu udara 14-19 derajat Celcius dengan kelembaban udara 63-86 persen, dan tekanan udara 568-687 mmHg.

Berdasarkan hasil analisis BPPTKG periode 15 sampai 21 April 2022, pada kubah barat daya Merapi tidak teramati adanya perubahan ketinggian. Adapun pada kubah tengah juga tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan.

Selama periode itu volume kubah lava barat daya Merapi terhitung sebesar 1.672.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.582.000 meter kubik.

Hingga kini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Baca juga
Oknum Polisi Suami Istri Korupsi Rp3 Miliar, Polda Janji Usut Tuntas

Guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area dalam sektor selatan-barat daya. Meliputi Sungai Boyong (sejauh maksimal lima kilometer) serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (sejauh maksimal tujuh kilometer).

Selain itu, guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area di sektor tenggara yang meliputi Sungai Woro (sejauh maksimal tiga kilometer) dan Sungai Gendol (sejauh lima kilometer).

Hanik menambahkan, apabila gunung api itu mengalami letusan eksplosif, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Tinggalkan Komentar