Kenalan dengan Masinis Wanita Pertama MRT Jakarta, Amelia Khairani Sutrisno


Amelia Khairani Sutrisno, masinis wanita pertama MRT Jakarta (Foto: LinkedIn dan Threads / Amelia Khairani Sutrisno)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Selama puluhan tahun, profesi masinis identik dengan laki-laki, karena pekerjaan itu membutuhkan ketahanan fisik, konsentrasi tinggi, dan tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang.
Seiring perkembangan zaman, pandangan tersebut mulai berubah. Hal ini dibuktikan oleh Amelia Khairani Sutrisno yang berhasil menjadi masinis wanita pertama MRT Jakarta.
Kehadirannya menjadi bukti bahwa perempuan juga bisa berprofesi sebagai masinis.
Sosoknya tidak hanya mencuri perhatian publik, tetapi juga menginspirasi banyak perempuan untuk berani mengejar cita-cita di bidang yang kerap dianggap “bukan dunia perempuan”.
Sekilas tentang Amelia
Amelia Khairani Sutrisno lahir dan besar di Tulungagung, Jawa Timur. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang disiplin.
Sang ayah merupakan prajurit TNI Angkatan Darat, sedangkan ibunya bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit swasta.
Sejak kecil, kedua orang tuanya dengan sangat disiplin membentuk karakter dan mengajarkan nilai-nilai baik kepada Amelia.
Bahkan sampai dewasa, ia masih mengingat kata-kata yang sering diucapkan sang ayah kepadanya, “Kalau sudah memutuskan sesuatu, harus dijalani sungguh-sungguh”.
Tidak Menduga Berkarier di Dunia Perkeretaapian
Sejak kecil, suara deru mesin kereta api sudah menjadi alunan musik setiap harinya, mengingat Amelia sering mengunjungi kantor ayahnya yang tepat berada di depan Stasiun Tulungagung.
Ia sering melihat para masinis berdiri gagah di balik kabin kemudi, tetapi ia tidak pernah membayangkan akan berada di posisi yang sama, mengingat kala itu ia masih bercita-cita menjadi seorang dokter.
Perihal masalah pendidikan, Amelia adalah siswa berprestasi karena bisa mengikuti program akselerasi dan menyelesaikan sekolah lebih cepat.
Saat tiba waktunya masuk ke jenjang pendidikan tinggi, Amelia memilih jalur sekolah kedinasan karena memberi prospek kerja yang lebih jelas.
Amelia mengikuti beberapa ujian seleksi masuk ke sekolah kedinasan, namun pada akhirnya, ia memilih Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) di Madiun, Jawa Timur.
Selama masa pendidikan, berbagai pengalaman praktik kerja lapangan perlahan membuka matanya betapa pentingnya peran transportasi bagi kehidupan masyarakat.
Sejak saat itu, ketertarikannya pada dunia kereta mulai tumbuh.
.Setelah menyelesaikan masa pendidikan, kesempatan besar datang kepadanya saat MRT Jakarta membuka program pelatihan masinis.
Amelia bersaing dengan seluruh taruna PPI lainnya dalam proses seleksi yang kompetitif.
Amelia yang berhasil meraih skor tertinggi terpilih sebagai salah satu kandidat train driver. Ia kemudian resmi menjadi masinis wanita MRT Jakarta pertama pada tahun 2017.
Amelia yang kini sudah jatuh cinta dengan dunia perkeretaapian, memperdalam ilmunya dengan mengambil program beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi di University of Birmingham Inggris, salah satu pusat studi perkeretaapian di dunia.
Ia berharap ilmu yang diperolehnya tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi negara, khususnya di bidang perkeretaapian.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.