Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Masuk Golkar, Kang Emil Berpeluang Jadi Capres Alternatif KIB

Rabu, 18 Jan 2023 - 20:15 WIB
Kang Emil, Ridwan Kamil, Golkar, Airlangga Hartarto, Jakarta, Partai Golkar, - inilah.com
Momen Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kanan) saat menerima KTA Partai Golkar dari Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Partai Golkar, Kemanggisan, Palmerah, Jakbar, Rabu (18/1/2023). (Foto: Inilah.com/Didik Setiawan)

Langkah Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bergabung ke Partai Golkar membuat peta calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 kian dinamis. Pasalnya, sosok Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil dinilai berpeluang menjadi capres alternatif dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

“Potensi itu ada,” kata Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Rahardjo Jati, Rabu (18/1/2023).

Pernyataan Wasisto seiring resminya Kang Emil bergabung ke Partai Golkar. Adapun KIB merupakan kerja sama politik di antara tiga partai politik (parpol) Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Namun, kata Wasisto, apabila Kang Emil ingin diusung sebagai capres dari KIB, hal ini harus melalui pembahasan dengan sesama anggota parpol.

Baca juga
Ridwan Kamil Ziarah ke Makam Pendiri NU Ingin Contek Wisata Religi

Kang Emil sendiri menyatakan mendukung penuh keputusan Partai Golkar mengusung sang ketua umum Airlangga Hartarto sebagai capres.

Dinamika KIB

Sebelumnya, Partai Golkar menyatakan masih mencermati dinamika di internal KIB terkait sosok capres yang akan diusung untuk bertarung di pilpres.

Langkah itu terkait keberadaan Partai Golkar dalam KIB bersama PAN dan PPP.

“Pastinya lewat koalisi ini kami memiliki ruang untuk menyepakati pasangan capres-cawapres sendiri. Namun, hal ini masih terus dalam pembicaraan bersama secara intensif,” kata Wakil Sekjen Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin, dikutip Jumat (13/1/2023).

Dia menjelaskan, Partai Golkar tetap akan mengusung sang ketua umum Airlanga Hartarto. Hal ini sesuai hasil Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar. Namun, Puteri menyebut, partai tempatnya bernaung menghormati usulan setiap partai di KIB untuk mencalonkan siapa capres yang akan diusung.

Baca juga
Airlangga Suarakan Kolaborasi, Kikis Polarisasi

“Karena pada akhirnya nanti ketiga ketum partai ini (Golkar, PAN, PPP) akan duduk bersama untuk membahas dan memutuskan. Siapa yang disepakati untuk menjadi capres-cawapres pilihan KIB pada Pilpres 2024,” ujar Puteri menambahkan.

 

Tinggalkan Komentar