Jumat, 20 Mei 2022
19 Syawal 1443

Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Akan Dilantik Jadi Pangkostrad Pekan Depan

Pekan Depan, Mayjen TNI Maruli Akan Dilantik Jadi Pangkostrad

Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan pelantikan Mayjen TNI Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad pekan depan. Pelantikan Mayjen Maruli Simanjuntak bersamaan dengan pelantikan pejabat TNI lainnya.

“Pelantikan Pangkostrad akan di lakukan bersamaan dengan Pangdam IX/Udayana dan pangdam lainnya. Rencananya pelantikannya pada hari Senin (31/1),” kata Dudung usai memimpin Apel Gelar Pasukan jajaran TNI AD wilayah Jabodetabek, Selasa (25/1/2022).

Selain Pangkostrad, jajaran Pangdam juga akan gelar pelantikan. Meraka antara lain Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa sebagai Pangkogabwilhan III, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto yang menjabat Wakasad. Selain itu Mayjen TNI Ignatius Yogo yang menjabat Dankodiklatad, dan Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad.

Baca juga
Banyak Kecelakaan, Standar Jalan Tol di Indonesia Belum Aman

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melakukan mutasi dan promosi jabatan terhadap 328 perwira tinggi (pati) TNI, salah satunya Mayjen TNI Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad.

Mutasi itu sesuai keputusan Nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI yang ditandatangani Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Tercatat 328 pati TNI yang mendapatkan jabatan baru tersebut, dan 28 orang di antaranya masuk ke dalam jabatan satuan-satuan baru TNI.

Panglima TNI menegaskan bahwa penunjukan Mayjen TNI Maruli Simanjutak sebagai Pangkostrad berdasarkan penilaian profesional sehingga layak menjabat posisi tersebut.

Baca juga
Malam Tahun Baru, Jalur Puncak Ditutup Pukul 20.00 WIB

“Jadi, penunjukan Maruli benar-benar sesuai dengan penilaian secara profesional dan memang sangat pantas menjadi Pangkostrad,” kata Jenderal TNI Andika.

Ia menyebutkan banyak prajurit TNI AD yang berpangkat mayor jenderal (mayjen) berpotensi menjadi jenderal bintang tiga (letnan jenderal).

Oleh karena itu, menurut dia, kinerja prajurit TNI selama menjabat pangdam menjadi salah satu penilaian.

“Jabatan pangdam itu sebenarnya adalah salah satu aspek penilaian apakah saat menjabat ada sesuatu yang kemudian membuat yang bersangkutan layak (menjadi Pangkostrad),” ujarnya.

Tinggalkan Komentar