Medali Emas dari Angkat Besi Remaja, Satrio Adi Pecahkan Rekor

Medali Emas dari Angkat Besi Remaja, Satrio Adi Pecahkan Rekor - inilah.com
Lifter Muda Indonesia Satrio Adi Nugroho

Lifter muda Indonesia, Satrio Adi Nugroho, berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja 2021. Satrio juga berhasil memecahkan rekor pada turnamen yang dihelat di Jeddah, Arab Saudi.

Atlet asal Jawa Barat itu berhasil mengangkat beban seberat 111 kg pada angkatan snatch di kelas 55 kg. Rekor yang semula dipegang lifter Vietnam, Do Tu Tung (110 kg) berhasil dipatahkan Satrio.

Pada kesempatan pertama angkatan snatch, Satrio sanggup mengangkat beban di angka 101 kg. Namun, pada kesempatan kedua dia gagal setelah berusaha melakukannya di angka 107 kg.

Satrio sukses membuat kejutan pada kesempatan ketiganya. Dia berhasil memecahkan rekor karena mampu mengangkat beban seberat 111 kg.

Baca juga  Sukses Gaet Lebih dari 400 Ribu Penonton di Bioskop, Film Nussa Segera Tayang di Platform Streaming

Sementara itu, lifter tuan rumah, Muhammad Ali Majed Kalitit, harus puas di urutan kedua dengan angkatan seberat 100 Kg. Sedangkan lifter Thailand, Patsapong Thong Suk berada di posisi ketiga dengan angkatan terbaik 99 Kg.

Hasil ini terbilang sebagai kejutan besar. Sebab, menurut PABSI, Satrio Adi Nugroho merupakan lifter pelapis dari Mess Kwini yang tidak diperhitungkan di kelas 55Kg. Namun, dia justru mampu mengalahkan lifter tuan rumah Arab Saudi.

Sayangnya, pada angkatan Clean & Jerk, Satrio gagal meraih hasil terbaik dalam adu angkatan itu, ketiga angkatannya gagal yakni, pada angkatan pertama dan kedua seberat 127 Kg. Begitu juga pada angkatan ketiga ketika ia mencoba menaikkan total seberat 1 Kg menjadi 128 Kg.

Baca juga  Jumlah Penumpang Pesawat Naik 47,2 Persen pada Oktober

Untuk angkatan Clean & Jerk ini, lifter Thailand, Patsapong Thong Suk meraih posisi pertama dengan angkatan seberat 124 Kg. Posisi kedua lifter Turki, Ertugul Secgin dengan angkatan 123 Kg, serta ketiga lifter Rusia, Roman Danilov (119 Kg).

“Perjuangan Satrio sudah maksimal, ia sempat nervous ketika tampil di Clean & Jerk. Padahal dalam latihan sehari-hari, ia sanggup mengangkat beban seberat 140 Kg. Ini merupakan pengalaman pertamanya tampil di kejuaraan level dunia, wajar jika ia agak grogi, ” kata Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja dalam keterangan kepada wartawan.

Tinggalkan Komentar