Senin, 11 Mei 2026 | 23 Dzulqa'dah 1447
inilah.comarenaraketMedali Perunggu Uber 2026, Tanda-tanda Masa Depan Bulu Tangkis Indonesia Cerah

Medali Perunggu Uber 2026, Tanda-tanda Masa Depan Bulu Tangkis Indonesia Cerah

Ivan Medium.jpeg
Selasa, 5 Mei 2026 - 19:39 WIB
Share
Langkah pasti Srikandi muda, Indonesia melaju ke semifinal Piala Uber 2026 usai menumbangkan Denmark. (Foto: Dok BNI).

Langkah pasti Srikandi muda, Indonesia melaju ke semifinal Piala Uber 2026 usai menumbangkan Denmark. (Foto: Dok BNI).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian mengatakan hasil semifinal Piala Uber 2026 yang diraih di Horsens, Denmark, akhir pekan lalu itu, telah memenuhi target yang ditetapkan, sekaligus menjadi pijakan untuk pembenahan ke depan.

“Kami mengapresiasi perjuangan atlet yang mampu mencapai semifinal sesuai target. Ke depan, hasil ini menjadi bahan evaluasi agar performa tim bisa lebih maksimal,” ujar Eng Hian dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Sepanjang turnamen, tim Uber Indonesia menunjukkan perkembangan, terutama dari sisi mental bertanding dan kualitas permainan.

Selain itu, sejumlah pemain muda memperoleh pengalaman penting di ajang beregu, yang dapat menjadi bekal dalam memperkuat struktur tim nasional ke depan.

PBSI menegaskan akan melakukan evaluasi dari berbagai aspek, mulai dari teknis, strategi, hingga kesiapan fisik dan mental atlet guna meningkatkan daya saing di level internasional.

Upaya pembinaan juga akan difokuskan pada peningkatan kapasitas atlet agar mampu mengikuti program akselerasi dan tampil konsisten di turnamen dengan level yang lebih tinggi.

Semifinal Uber 2026

Tim Uber Indonesia mencapai semifinal setelah kalah dari Korea Selatan dengan skor 1-3.

Sementara Korea Selatan akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan China di final dengan skor 3-1. Ini menjadi gelar ketiga Negeri Ginseng setelah sebelumnya meraih trofi pada 2010 dan 2022.

Prestasi tersebut menyamai Indonesia (1975, 1994, 1996) dan Amerika Serikat (1957, 1960, 1963). Adapun China masih tercatat sebagai peraih titel terbanyak dengan 16 gelar.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com