Sabtu, 28 Mei 2022
27 Syawal 1443

MedcoEnergi Tuntaskan Akuisisi Aset ConocoPhillips di Indonesia

MedcoEnergi Tuntaskan Akuisisi Aset ConocoPhillips di Indonesia - inilah.com
Foto: Istockphoto.com

PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) telah merampungkan akuisisi seluruh saham yang ConocoPhillips Indonesia Holding Ltd (CIHL) terbitkan. Akuisisi tersebut dari Phillips International Investments Inc selaku anak perusahaan ConocoPhillips Company.

Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro mengatakan akuisisi ini sesuai dengan strategi perseroan. Tujuannya untuk memiliki dan mengembangkan aset yang berkualitas tinggi serta menghasilkan arus kas positif.

“Akuisisi ini juga memperkuat posisi MedcoEnergi sebagai perusahaan energi dan sumber daya alam independen terkemuka di Indonesia. Ini juga menegaskan kembali komitmen perseroan terhadap pembangunan nasional Indonesia,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (3/3/2022).

Baca juga
Dipatok Tuntas Kuartal III-2022, Axiata Group Berhad dan XL Axiata Umumkan Caplok Link Net

CIHL memiliki sepenuhnya saham ConocoPhillips (Grissik) Ltd sebagai operator dari Corridor PSC dengan kepemilikan 54 persen working interest dan 35 persen interest di Transasia Pipeline Company Pvt. Ltd. (Transasia).

Corridor PSC memiliki dua lapangan produksi minyak dan tujuh lapangan produksi gas berlokasi di onshore Sumatra Selatan berdekatan dengan operasi MedcoEnergi.

Mayoritas produksi dijual melalui kontrak jual beli gas jangka panjang kepada mitra yang handal di Indonesia dan Singapura. Melalui Transasia, MedcoEnergi memiliki kepemilikan saham minoritas pada jaringan pipa gas. Jaringan tersebut menyuplai pelanggan di wilayah tengah Sumatra, Batam, dan Singapura.

Baca juga
Newcastle United Resmi Diakuisisi Konsorsium Milik Putra Mahkota Arab Saudi

Pascatransaksi, kinerja produksi migas MedcoEnergi dengan kode emiten MEDC tahun ini sebesar 155 mboepd. Sementara penjualan listrik mencapai 3.500 GWh dan biaya produksi minyak dan gas per unit di bawah 10 dolar AS per barel. Begitu juga dengan belanja modal migas sebesar 275 juta dolar AS dan kelistrikan 50 juta dolar AS.

“Akuisisi ini akan menghasilkan sinergi dengan operasi MedcoEnergi di Sumatra serta mendukung strategi perubahan iklim perseroan, termasuk peluang carbon capture,” kata Hilmi.

Tinggalkan Komentar