Kamis, 02 Februari 2023
11 Rajab 1444

Media Spanyol Olok-olok Kekalahan dari Maroko: Kegagalan Memalukan

Rabu, 07 Des 2022 - 21:25 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Media Spanyol mengkritik kekalahan dari Maroko di Piala Dunia 2022 (Foto: Telegraph)
Media Spanyol mengkritik kekalahan dari Maroko di Piala Dunia 2022 (Foto: Telegraph)

Reaksi Spanyol terhadap tersingkirnya tim nasional pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 telah dimulai dengan media nasional yang mempertanyakan masa depan pelatih Luis Enrique, menyusul kekalahan La Roja dalam adu penalti melawan Maroko pada Rabu (7/12/2022) dini hari WIB.

Menurut surat kabar lokal El mundo menyebut kekalahan ini jelas kemunduran bagi Spanyol, pemenang Eropa 1964, 2008, dan 2012 serta Piala Dunia 2010. Di Qatar, Spanyol tampil menyakinkan di awal kompetisi dengan 7-0 atas Kosta Rika, imbang 1-1 dengan Jerman, tapi lalu kalah 1-2 dari Jepang.

Padahal, potensi laga berujung penalti di Piala Dunia Qatar sudah telah ia siapkan sejak lama. Enrique, misalnya, sudah meminta para pemain yang dipanggil untuk berlatih sampai 1.000 tendangan penalti ketika masih bermain bersama klub. Enrique trauma kekalahan adu penalti dari Italia di Piala Eropa 2020.

Baca juga
Salah Cetak Ayat 8 Al-Kahfi, Kemenag Larang Peredaran Alquran Terbitan BWA

Sebagian kalangan juga menyebut kekalahan itu akibat termakan strategi sendiri. Kalah dari Jepang menurut surat kabar tersebut menjadi jalan agar mereka tidak bertemu finalis tahun lalu, Kroasia.

Namun, sedikit yang berharap tim peringkat ketujuh di dunia akan kalah melawan tim Maroko yang duduk 15 peringkat di bawah mereka di peringkat FIFA. Tapi penalti yang apik dari Pablo Sarabia serta Achraf Hakimi dari Maroko untuk mengirim timnya lolos ke delapan besar dengan Panenka yang sukses.

Ezgif.com Gif Maker(11) - inilah.com
Surat kabar Marca

Sementara surat kabar yang berbasis di Madrid Marca menyebut kekalahan itu sebagai “kegagalan memalukan” bagi tim nasional dan menggambarkan nilai Luis Enrique sebagai “berubah dari banyak menjadi tidak ada” dalam waktu satu adu penalti, menyebut penalti itu “bencana”.

Baca juga
Meskipun Ada Prabowo dan Puan, Airlangga Dinilai Tetap Berpeluang Menangi Pilpres

Marca melaporkan bahwa masa depan Luis Enrique sebagai pelatih tim nasional sekarang menjadi tidak jelas dengan pertanyaan besar tentang apakah dia memimpin mereka ke Euro 2024 – pertanyaan yang ia tolak untuk menjawab setelah kekalahan tersebut.

Dalam agenda lanjutan tim matador bersiap menghadapi Piala Eropa Jerman 2024 dan Piala Dunia AS-Kanada-Meksiko 2026.

Tinggalkan Komentar