Senin, 06 Februari 2023
15 Rajab 1444

Memasuki Puasa Hari Keempat, 20 Persen Tiket Kereta Api Sudah Ludes Terjual

Rabu, 06 Apr 2022 - 22:55 WIB
tiket kereta api
Aktivitas calon penumpang saat menunggu keberangkatan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (20/12/2021). Foto: Inilah.com/Didik Setiawan.

Baru memasuki puasa hari ke-4 bulan Ramadan, sebanyak 611.013 tiket kereta api (KA) jarak jauh ludes terjual. Dengan demikian, jumlah tiket yang terjual sudah calon penumpang beli, telah mencapai 22 persen dari total persediaan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

“Kami mengimbau kepada calon pelanggan untuk mencari tanggal dan rute alternatif. Jika KA yang diinginkan telah habis tiketnya,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus kepada wartawan, Rabu (6/4/2022).

Joni menyampaikan soal rute paling banyak masyarakat tuju pada masa mudik lebaran tahun ini. Yakni, Jakarta-Surabaya pulang pergi (PP), Jakarta-Yogyakarta PP, Jakarta-Solo PP, dan Jakarta-Malang PP.

Baca juga
Tips Gowes Aman Saat Berpuasa

Mayoritas masyarakat memilih berangkat mudik pada 30 April dan 29 April. Sementara perkiraan arus balik mulai tanggal 7 dan 8 Mei. Masyarakat dapat memesan tiket melalui KAI Access dan web kai.id, serta seluruh channel penjualan online resmi lainnya.

Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022, syarat naik KA jarak jauh adalah bagi yang sudah vaksin dosis ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif covid-19. Syarat ini mulai berlaku sejak 5 April 2022.

Bagi yang sudah vaksin dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen 1×24 jam atau tes polymerase chain reaction (PCR) 3×24 jam.

Baca juga
Periksa Suku Cadang Mobil Usai Pulang dari Perjalanan Mudik

Sedangkan, bagi vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 3×24 jam.

Sementara itu, bagi penumpang yang sama sekali belum divaksin karena alasan medis, wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah, dengan hasil negatif tes PCR 3×24 jam.

Calon penumpang berusia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen atau PCR.

Tinggalkan Komentar