Minggu, 14 Agustus 2022
16 Muharram 1444

Mendadak Sultan dari Jual Muntahan

Selasa, 21 Des 2021 - 13:58 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Perempuan Ini Mendadak Kaya Usai Menemukan Ambergris Senilai Rp3 Miliar - inilah.com
Perempuan Ini Mendadak Kaya Usai Menemukan Ambergris Senilai Rp3 Miliar
Belum lama ini seorang perempuan di Terengganu, Malaysia mendadak kaya raya setelah menemukan muntahan paus sperma.
Awalnya, Aida Zurina Long sedang memancing ikan di tepi. Namun bukan ikan yang di dapat, justru bongkahan besar ambergris, sebutan untuk muntahan paus sperma justru menghampirinya diantar ombak.
Ambergris seberat 5kg itu, ditaksir laku senilai Rp3 miliar. Aida sontak jadi miliader.
Apa sebetulnya ambergris itu dan apa manfaatnya sehingga harganya begitu selangit?
Ambergris hanya diproduksi paus sperma. Christopher Kemp, penulis “Floating Gold: A Natural (and Unnatural) History of Ambergris” mengungkapkan, ambergris termasuk barang langka. Hanya 1 persen dari paus sperma di planet ini yang menghasilkannya.
Berdasarkan beberapa kasus, ambergris ditemukan di Samudera Atlantik dan pantai Afrika Selatan, Brasil, Madagaskar, Hindia Timur, Maladewa, China, Jepang, India, Australia, Selandia Baru, dan Kepulauan Maluku.
Ambergris dipakai untuk pembuatan parfum. Keunggulannya terletak pada aroma yang bisa bertahan lama. Para pembuat parfum merek kenamaan seperti Chanel membutuhkan ambergris untuk membuat aroma parfum menjadi awet. Namun peran tersebut kini sudah digantikan dengan produk sintetis karena ambergris semakin jarang didapat.
Selain untuk parfum, barang ini juga digunakan untuk obat serta makanan dan minuman. Raja Charles II dari Inggris biasa menyantap ambergris bersama telur.
Ambergris juga digunakan sebagai penyedap dalam kopi turki serta campuran cokelat panas di Eropa pada abad ke-18.
Orang Mesir kuno membakar ambergris sebagai dupa. Sementara orang Mesir modern menggunakannya untuk mengharumkan rokok.
Selama Abad Pertengahan, orang Eropa menggunakan ambergris sebagai obat untuk sakit kepala, pilek, epilepsi, dan penyakit lainnya

Tinggalkan Komentar