Mendag Lutfi Optimistis Indonesia Bakal Jadi Negara Adi Daya

Mendag Lutfi Optimistis Indonesia Bakal Jadi Negara Adi Daya - inilah.com

Saat ini, perekonomian Indonesia memang masih terbilang ngos-ngosan. Suatu saat nanti, Indonesia bisa menjadi macan Asia. Punya ekonomi moncer bak negeri adi daya.

Optimisme ini disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi di Jakarta, Jumat (8/10/2021). Dia bilang, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi negara superpower di dunia melalui perdagangan internasional.

“Indonesia berpotensi menjadi carbon offset superpower di dunia melalui perdagangan karbon sukarela secara internasional,” kata Mendag Lutfi.

Kerja sama ini dirasa perlu guna mendorong kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk mengembangkan kerangka regulasi yang efektif.

Mendag Lutfi sebagai peserta Pertemuan Dewan Menteri OECD, menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai dengan Paris Agreement. Salah satu kebijakan yang akan diambil adalah carbon pricing.

Baca juga  Jangan Mau Kalah dengan Malaysia, Mendag Lutfi Tantang HIPMI Cetak Pengusaha Baru

Pertemuan ini ditujukan untuk memperkuat kerja sama berbagai negara di dunia dalam membahas isu perdagangan terkini. Selain itu, pertemuan ini turut membahas agenda pemulihan ekonomi untuk mendukung transisi menuju ekonomi hijau, inovatif, dan peluang baru bagi pekerja.

Mendag Lutfi turut melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah negara. Salah satunya dengan Menteri Perdagangan Kazakhstan Bakhyt Sultanov. Keduanya membahas rencana persiapan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-12 WTO di Jenewa, di mana Kazakhstan akan menjadi pimpinan konferensi.

Kemudian, mantan Dubes RI untuk AS ini, bertemu dengan Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Daya Saing Ekonomi Prancis, Franck Riester. Dalam pertemuan, keduanya membahas penguatan hubungan perdagangan dan investasi di Indonesia dan Prancis.

Baca juga  Gerakan Peduli Lingkungan SIG Kumpulkan 566 Karya Inspiratif

Perdagangan yang dimaksud meliputi diversifikasi produksi nikel, energi terbarukan, akses pasar produk ban, hingga TV digital.

Tidak ketinggalan, Mendag Lutfi membahas isu perdagangan multilateral dan perundingan Trade and Investment Framework Agreement (TIFA) ke-18 dengan Utusan Perdagangan AS Katherine Tai.

Tinggalkan Komentar