Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Mendag Zulhas Dorong Pertemuan Lanjutan Komite Perdagangan Bersama RI-Afsel

Sabtu, 24 Sep 2022 - 15:40 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Mendag Zulhas Dorong Pertemuan Lanjutan Komite Perdagangan Bersama RI-Afsel
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Bersama Menteri Perdagangan Afrika Selatan Ebrahim Patel/ Foto: ist

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas mendorong dilanjutkannya kembali pertemuan Komite Perdagangan Bersama atau Joint Trade Committee (JTC) Indonesia dan Afrika Selatan yang tertunda karena pandemi COVID-19.

“Pertemuan JTC keempat semestinya diadakan di Indonesia pada 2020, namun tertunda karena pandemi COVID-19. Untuk itu, kami mendorong agar tim teknis kedua belah pihak dapat segera menjalin komunikasi dan kembali menjajaki kelanjutan pertemuan JTC,” kata Mendag lewat keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/9/2022).

Hal tersebut Zulhas sampaikan pada pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Republik Afrika Selatan Ebrahim Patel.

Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela pertemuan G20 Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) di Nusa Dua, Badung, Bali pada 21–23 September 2022.

JTC adalah forum bilateral yang dipimpin Menteri Perdagangan RI dan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Afrika Selatan untuk membahas upaya peningkatan kerja sama bidang ekonomi dan perdagangan antara kedua negara. Pertemuan JTC telah dilaksanakan tiga kali, dan pertemuan terakhir dilaksanakan pada 21 Juli 2017 di Pretoria, Afrika Selatan.

Baca juga
Mendag Zulhas Dampingi Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Palestina

Mendag Zulhas juga mengemukakan, Afrika Selatan menjadi negara yang menarik minat investor Indonesia. Untuk itu, Zulhas meminta dukungan Pemerintah Afrika Selatan agar dapat memfasilitasi rencana investasi perusahaan asal Indonesia.

“Saya meminta dukungan Pemerintah Afrika Selatan agar dapat memfasilitasi perusahaan Indonesia dalam melakukan investasi,” kata Mendag.

Mendag Afrika Selatan mendukung keinginan Indonesia untuk melakukan investasi di Afrika Selatan. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mendorong investasi asing masuk ke pasar Afrika.

Dalam kesempatan tersebut, Mendag Ebrahim Patel juga mengusulkan kerja sama di bidang sertifikasi halal, sehingga Afrika dapat mengekpor produk dagingnya ke Indonesia.

Baca juga
Foto: Mendag Zulhas Tutup Gelaran TEI ke-37 Luring

Selain hal tersebut, Mendag Afrika Selatan juga menyampaikan keinginannya untuk menjalin kerja sama teknis di bidang industri, di antaranya kerja sama di bidang pertukaran keahlian dan pengalaman di sektor industri baja, energi dan mineral.

Dalam hal ini, Mendag Afrika Selatan meminta agar dapat dipertemukan dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Afrika Selatan merupakan mitra dagang penting bagi Indonesia di Benua Afrika. Pada Periode Januari–Juli 2022, total perdagangan Indonesia–Afrika Selatan mencapai 2,06 miliar dolar AS atau meningkat 46,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 1,40 miliar dolar AS.

Sementara itu pada 2021, total perdagangan kedua negara mencapai 2,80 miliar dolar AS atau meningkat 122,16 persen dibandingkan 2020.

Ekspor Indonesia ke Afrika Selatan tercatat 1 miliar dolar AS atau meningkat 68,91 persen, dan impor Indonesia dari Afrika Selatan tercatat 1,8 miliar dolar AS atau meningkat 166,39 persen.

Baca juga
Tiga Posisi Wamen Baru dari Gerindra, PDIP, dan PSI

Produk ekspor utama Indonesia ke Afrika Selatan adalah minyak kelapa sawit, kendaraan bermotor, kopra, karet alam, dan aksesori kendaraan bermotor. Produk impor utama Indonesia dari Afrika Selatan adalah logam-logam ferro-alloys, bijih kromium, bubur kayu kimia, bijih besi, dan bijih mangan.

Tinggalkan Komentar