Mendorong Kesadaran Milenial terhadap Pangan Lokal

Mendorong Kesadaran Milenial terhadap Pangan Lokal - inilah.com

Inovasi serta solusi pertanian terhadap Pangan lokal tak kalah berpotensi mengenjot ekonomi selain akan sarat manfaat gizi dan nutrisi bagi masyarakat Indonesia.

Mengonsumsinya pun membawa pada kedaulatan pangan. Ini agar terus didengungkan sehingga konsumsi pangan lokal meningkat.

Melihat hal ini Pupuk Indonesia mendorong generasi milenial untuk berkompetisi dalam riset pertanian di ajang Fertinnovation Challenge 2021. 

Nantinya, perusahaan pelat merah tersebut akan mengembangkan, memanfaatkan, dan mengomersialkan berbagai inovasi yang dimunculkan pada event dalam rangka peringatan Global Fertilizer Day itu.

Wakil Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Nugroho Christijanto menyatakan Fertinnovation Challenge bertujuan menjangkau ide dan inovasi guna mendukung visi BUMN itu sebagai penyedia nutrisi tanaman dan solusi pertanian berkelanjutan.

Baca juga  Hasil Riset: 72 Persen Generasi Z dan Milenial Ingin Punya Bisnis Sendiri

“Periode kompetisi Fertinnovation Challenge 2021 ini diselenggarakan mulai Agustus sampai dengan November mendatang,” ujar Nugroho melalui siaran pers Pupuk Indonesia.

Pupuk Indonesia menyediakan hadiah dengan nilai total Rp 300 juta. Selain itu, para pemenang Fertinnovation Challenge 2021 juga akan berkesempatan memperoleh pembiayaan inkubasi riset yang nilainya mencapai Rp 1,5 miliar dalam bentuk pengembangan ide penelitian, magang eksklusif, dan coaching.

Saat ini pendaftaran Fertinnovation Challenge telah dibuka. Ketentuan tentang kompetisi itu bisa diakses di laman resmi Pupuk Indonesia.

Calon peserta ajang itu harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain, berstatus mahasiswa (sarjana dan pascasarjana) atau telah lulus dari perguruan tinggi maksimal 2 tahun pada 1 November 2021; berkewarganegaraan Indonesia, dan individu atau tim maksimal 2 orang didampingi dosen pembimbing. Ajang itu terbuka untuk seluruh universitas nasional maupun global, serta semua disiplin ilmu yang relevan.

Baca juga  Pemerintah Tetapkan Tarif Tertinggi Tes PCR Rp275 Ribu untuk Wilayah Jawa-Bali

Terdapat tiga kategori dalam Fertinnovation Challenge 2021. Pertama ialah kategori inovasi pertanian presisi (proposal penelitian).

Kedua, kategori inovasi rantai nilai pertanian (karya tulis ilmiah). Ketiga, kategori inovasi sistem produksi pupuk (proposal penelitian).

Proses pengumpulan makalah dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus sampai 17 Oktober 2021. Panitia mewanti-wanti peserta Fertinnovation Challenge 2021 tidak melakukan plagiarisme dan karya yang diikutkan belum pernah menang dalam kompetisi lain.

Nantinya, Pupuk Indonesia akan memilih tiga besar pemenang pada 3 kategori itu. “Saya berharap ajang ini bisa menjadi pintu terciptanya inovasi-inovasi baru sebagai solusi di sektor pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan negeri,” tutur Nugrogo. 

Baca juga  Foto: Tak Jalankan Permendikbudristek No 30 Akreditasi Kampus Terancam Turun

Tinggalkan Komentar