Mengapa Merokok Dapat Meningkatkan Risiko Bila Terkena Covid-19?

Mengapa Merokok Dapat Meningkatkan Risiko Bila Terkena Covid-19? - inilah.com
istimewa

Merokok menjadi perilaku yang kerap dilakukan tidak sedikit orang di Indonesia. Lantas, apa pengaruhnya ketika orang yang merokok dan terkena covid-19?

Menurut Adam Prabata, dokter muda yang kerap memberikan edukasi tentang covid-19 menjelaskan pada akun resmi pribadinya @adamprabata, yang dikutip pada Jumat, (17/09/2021), efek merokok terhadap risiko covid-19 adalah lebih 2,48 kali lebih tinggi mengalami risiko covid-19 yang lebih berat apabila terinfeksi.

Kemudian, lebih 2,58 kali lebih tinggi risiko meninggal dunia akibat covid-19.

Adam menjelaskan, orang yang masih atau pernah merokok termasuk kelompok orang-orang yang lebih besar risikonya untuk mengalami sakit berat bila terkena covid-19.

Baca juga  Seperti Flu Spanyol, Omicron jadi Petanda Pandemi COVID Segera Berakhir

Selain perokok, orang yang termasuk ke dalam kelompok yang lebih berisiko adalah kebanyakan yang memiliki penyakit tertentu.

Merokok dapat meningkatkan risiko bila terkena covid-19 karena pertama dapat menurunkan imunitas terhadap infeksi saluran napas.

Kedua, terdapat kerusakan paru akibat rokok sehingga lebih rentan bila terkena covid-19.

Ketiga, rokok berhubungan dengan penyakit yang menjadi komorbid covid-19, seperti diabetes, penyakit paru, penyakit jantung, dan lainnya.

Tinggalkan Komentar