Mengenal Discas, Aplikasi Lokal Social Pedia Berbasis Blockchain

Blockchain - inilah.com
Blockchain

Sebuah aplikasi karya anak bangsa siap mengubah isu terkini menjadi asset digital. Aplikasi bernama DisCas ini memberi banyak keuntungan bagi penggunanya. Saat ini aplikasi DisCas masih dalam fase closed beta dan akan terus dikembangkan, para pengembangnya memberi istilah Social Pedia untuk aplikasi ini.

“Kami menggunakan istilah Social Pedia untuk branding aplikasi DisCas, karena belum ada aplikasi lain yang serupa dengan DisCas,” ungkap Deni Agus selaku CEO DisCas Vison, dalam keterangannya.

Aplikasi Discas bertujuan untuk menjadi wadah diskusi pintar dan mencari solusi dari topik terkini yang kerap menjadi perdebatan di masyarakat. Diharapkan aplikasi ini dapat mencegah penyebaran hoax, memunculkan banyak influencer cerdas, serta membantu lembaga-lembaga dalam membuat keputusan. Aplikasi Discas juga akan berkolaborasi dengan berbagai media sebagai sarana validasi topik yang dibahas.

Baca juga  Dear Milenial, Begini Solusi Investasi di Tengah Pandemi

Tak hanya itu aplikasi DisCas juga dapat menjadi ladang investasi baru bagi para penggunanya. Keuntungan coin yang didapatkan oleh pengguna dapat ditukar dengan ShopeePay atau paket perjalanan wisata ke berbagai negara.

Aplikasi DisCas menciptakan crypto-nya sendiri, di dalam aplikasi crypto DISC diberi simbol d’. Harga topik nantinya akan ditentukan oleh market, fitur-fitur seperti plant untuk menanam koin pada suatu topik, harvest untuk mengambil hasil, voting untuk pemungutan suara pada sebuah topik. Dalam aplikasi DisCas juga diperkenalkan adanya fitur NFT Opinion yang befungsi untuk membeli opini serta black-claps yang berguna untuk memberikan apresiasi kepada pengguna lain yang dapat menjadi keuntungan.

Baca juga  Facebook Ganti Nama, Perusahaan Kanada Ini Kecipratan Rejeki

Melalui aplikasi DisCas, Deni Agus menegaskan, “Harapan kami, aplikasi ini tidak hanya sekedar forum diskusi, namun dapat menjadi alat survey digital dan ‘end game’ yang berpeluang dijadikan gagasan untuk pemilu digital berbasis blockchain,” katanya.

Tinggalkan Komentar