Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

Mengerikannya Gempa Megathrust di Indonesia

Sabtu, 26 Nov 2022 - 04:08 WIB
Mengerikannya Gempa Megathrust di Indonesia
Sukabumi, Jawa Barat, Pagi ini sekitar pukul 07:70 diguncang gempa M5,8. Informasi disebarkan oleh BMKG melalui akun twitternya (Foto: ilustrasi/istock)

Gempa bumi yang mengguncang wilayah barat daya Cianjur, Jawa Barat, menimbulkan kerusakan yang serius hingga menyebabkan banyaknya korban jiwa berjatuhan. Meskipun gempa dengan kekuatan 5,6 magnitudo mengakibatkan banyak kerusakan, namun tidak berpotensi gempa megathrust di Selatan Jawa.

Melansir dari EOS Science news By American Geophysical Union, Megathrust adalah pecahnya batas lempeng yang terjadi di bidang kontak dua lempeng tektonik di zona subduksi. Akibat adanya gerakan relatif antar lempeng dan tekanan terkumpul pada area dua lempeng. Sehingga pelepasannya membuat gempa Megathrust.

Zona Megathrust banyak mengelilingi kawasan Indonesia khususnya di wilayah selatan Jawa bagian barat dan timur. Selain itu, letak geografis Indoneisa yang terapit oleh tiga lempeng bumi juga menjadi faktor banyak menciptakan Megathrust di selatan pulau Jawa. Tiga lempeng bumi yang mengapit wilayah tersebut adalah Indo-Australia, Eurasia dan pasifik. Hal ini menyebabkan adanya aktivitas pertemuan sebagain lempeng Indo-Australia dengan Eurasia.

Baca juga
Beda Data dengan BRIN, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Terjadi di Papua Bukan Jabodetabek

Rawannya letak geografis ini tidak membuat Indonesia memadai dalam sistem deteksi. Sebab hingga sekarang belum ada alat pendekteksi gempa dan tsunami yang akurat. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya korban jiwa di daerah rawan jika bencana ini terjadi.

Megathrust Bisa Akibatkan Tsunami Lebih Dasyat dari Aceh

Melansir dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), gempa Megathrust berpotensi terjadi di wilayah Jawa Barat bagian Selatan dan Barat Daya Sumatera. Namun waktunya masih belum bisa diprediksi. Meski begitu masyarakat harus tetap waspada terhadap ancaman dan segera mempersiapkan upaya mitigasi.

Sementara itu, jika melihat penelitian dari sejumlah ahli kegempaan seperti Pepen Supendi, Dwikorita Karnawati, Tatok Yatimantoro, Daryono dari BMKG, Rahma Hanifa dari BRIN mengungkapkan gempa Megathrust dapat mencapai ketinggian 34 meter.

Baca juga
Heboh Badai “Hoaks” BRIN Tanggung Jawab Siapa?

“Kami menemukan ketinggian tsunami maksimum bisa mencapai 34 meter di sepanjang pantai barat Sumatera bagian Selatan dan di sepanjang pantai selatan Jawa dekat Semenanjung Ujung Kulon,” ungkap peneliti.

Gempa Megathrust yang menghantui wilayah Indonesia, dapat menguncang hingga 8,9 magnitudo. Selain itu bencana ini berpotensi menimbulkan tsunami dengan ketinggian gelombang mencapai 34 meter. Ketinggian gelombang tsunami tersebut melebihi tsunami Aceh yakni 30 meter yang merenggut nyawa lebih dari 200 ribu jiwa.

“Oleh karena itu, perlu adanya upaya mitigasi dan peningkatkan kewaspadaan dan khususnya sistem peringatan dini dan jalur serta tempat evakuasinya,” kata Widjo Kongko kepala Seksi Program dan Jasa Teknologi Balai Teknologi Infrastruktur dan Dinamika Pantai (BPPT), seperti dilansir Metrotv, Minggu (6/11/2022).

Tinggalkan Komentar