Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Mengulas Layar AMOLED pada Smartphone

Selasa, 24 Jan 2023 - 19:30 WIB
Penulis : Mutia Azura
Editor : Ibnu Naufal
layar Amoled smartphone - inilah.com
Foto: iStock

Spesifikasi smartphone saat ini banyak yang sudah menggunakan teknologi AMOLED. Sebagai pengguna, paling tidak sedikit banyak tahu tentang kelebihan, kekurangan dan bagaimana cara kerja layar AMOLED. Mari simak penjelasan berikut.

Singkatan dari Active Matrix Organic Light Emitting Diode. Merupakan jenis layar sekarang ini sudah banyak diterapkan pada perangkat elektronik tidak hanya handphone tetapi juga laptop dan smartwatch

Dibuat dengan bahan organik panel OLED dan dibentuk dari diode yang organik. Teknologi OLED merupakan layar berpanel khusus yang mengandung elemen organik yang bisa memancarkan cahaya ketika dialiri listrik.

Dengan menggabungkan teknologi OLED, layar handphone Anda bisa menghasilkan gambar yang berkualitas tinggi dengan komposisi warna yang tajam. Ini mengapa banyak produsen smartphone sekarang ini memakai AMOLED untuk produk mereka.

Salah satu perusahaan smartphone yang sering menggunakan layar AMOLED adalah Samsung. Samsung sendiri mengeklaim bahwa layar ini pada perangkat buatan mereka bisa beradaptasi dengan kondisi cahaya dengan otomatis. 

Maka untuk para pengguna, tidak perlu khawatir jika sedang berada diluar ruangan terutama siang hari dan harus menggunakan handphone Anda. Karena secara otomatis layar AMOLED akan menyesuaikan kondisi Anda sehingga memudahkan penglihatan dan tetap bisa menikmati kualitas gambar yang bagus dan tajam.

Kunggulan Layar AMOLED

Berikut ini adalah beberapa keunggulan yang dimiliki layar AMOLED:

Baca juga
'Berjumpa' Shin tae-Yong Melalui Game EA Sports FIFA Mobile

1. Tidak memakan daya banyak

Karena sebelumnya sudah diklaim bahwa bisa secara otomatis bisa beradaptasi dengan kondisi cahaya. Maka kelebihan pertama dari dari layar ini yaitu dari konsumsi daya yang rendah. 

Setiap dioda dalam panel AMOLED memancarkan cahaya tanpa menghasilkan terlalu banyak panas. Tidak seperti LED atau LCD yang akan kehilangan banyak daya karena perpindahan panas lebih rendah. 

Selain itu, karena dioda pada layar menghasilkan cahaya sendiri, maka panel AMOLED tidak perlu lampu latar agar gambar dan warna bisa terlihat dengan jelas. 

2. Mendukung resolusi dan refresh rate

Kelebihan kedua, mampu memproduksi tampilan resolusi dan refresh rate yang tinggi. Ini berpengaruh pada tampilan yang sangat tajam, selebar apapun bentang layarnya. 

Contoh, jika posel Anda berukuran 6 inch dan didukung dengan tampilan mencapai 1980 x 1080 pixel (Full HD). Maka resolusi ini mampu memberikan tampilan gambar yang tajam.

Refresh rate adalah jumlah gambar yang ditampilkan layar dalam satu detik. Artinya jika ponsel Anda memiliki refresh rate 90Hz, maka jumlah gambar yang ditampilkan setiap detiknya adalah 90 fps.

Bagi Anda yang suka bermain game di handphone, kelebihan refresh rate ini akan membuat tampilan gambar jauh lebih smooth.

3. Mendukung penggunaan Face Recognation dan In-Display Fingerprint

Ini yang paling banyak kita lihat di smartphone Android. Kelebihan layar AMOLED mendukung penggunaan Face Recognation (pemindai wajah) dan In-Display Fingerprint (pemindai sidik jari). 

Hal ini karena struktur layar yang sederhana, sehingga produsen bisa menambahkan komponen lain yang berbasis optik atau ultrasonik. 

4. Fisik yang tipis dan sudut pandang luas

Bentuk fisik layar AMOLED cukup sederhana karena hanya terdiri dari transistor, plat kaca, dan matertial organik OLED. Maka itu ukuran layar AMOLED lebih tipis dan bisa ditekuk secara temporer maupun permanen. 

Selain itu memiliki sudut pandang yang luas. Mempunyai sudut pandang hingga 180 derajat secara horizontal maupun vertikal. Jadi Anda bisa melihat layar ponsel dari berbagai sisi. 

Kekurangan Layar AMOLED

Meskipun memiliki banyak kelebihan, layar AMOLED juga memiliki kekurangan yang harus dipertimbangan jika Anda ingin membeli ponsel yang menggunakan teknologi ini.

1. Cepat Rusak

Material organik yang dimiliki layar AMOLED memang mampu menghasilkan cahaya sendiri saat dialiri oleh listrik. Tetapi semakin sering layarnya menyala maka akan cepat rusak. 

Karena umunya, layar ini mempunyai pixel biru, hijau, dan merah. Pixel biru yang paling gampang menua karena mengonsumsi listrik lebih banyak dibanding dua pixel lainnya.

2. Tidak Rentan Air

Karena berbahan dasar organik, maka sudah jelas rentan dengan air. Berbeda jika dioda pada LED dan kristal organik yang ditemukan di LCD. Panel AMOLED akan rusak juga dibenamkan terlalu lama dalam air.

3. Warna yang terlalu berlebihan

Layar AMOLED memang memiliki kelebihan bisa dengan otomatis mengikuti kondisi cahaya, sehingga menghasilkan tampilan gambar yang tajam. Namun bagi Anda pembuat konten, ketika melakukan rendering setelah mengedit foto atau video, warna yang dihasilkan bisa saja tidak sesuai.

Itu dia beberapa penjelasan mengenai layar AMOLED. Ini bisa jadi pertimbangan Anda untuk memilih smartphone sesuai kebutuhan.

Tinggalkan Komentar