Kamis, 02 Februari 2023
11 Rajab 1444

Menhub Mulai Was-was, Sebanyak 60% Pemudik Belum Kembali

Minggu, 08 Mei 2022 - 11:16 WIB
Img 20220507 Wa0019(1) - inilah.com
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberikan keterangan pers di sela peninjauan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Sabtu (7/5/2022). Menhub mengaku khawatir terdapat 60% pemudik belum kembali. Foto: Antara

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mulai was-was. Pasalnya sebanyak 60% pemudik yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera maupun dari Jakarta melintasi tol Trans Jawa belum kembali hingga Sabtu (7/5/2022) malam.

Budi Karya menyampaikan data itu selepas meninjau Pelabuhan Bakauheni. Dia menilai jumlah 60% sangat besar dan bisa mengakibatkan kemacetan parah apabila seluruhnya balik ke kota pada saat bersamaan.

“Jumlah 60% yang belum kembali ini mengkhawatirkan,” kata Budi Karya.

Dia menyinggung ketika arus mudik terdapat 37 ribu kendaraan yang menyeberang dalam sehari melalui Merak dan mengakibatkan kemacetan hingga 10 km. Apabila puncak arus balik terjadi hingga Minggu (8/5/2022) dengan lalu lintas kendaraan mencapai 50 ribu kendaraan kepadatan lalu lintas dapat dipastikan tidak bisa dihindari lagi.

Baca juga
Kapolri Minta Seluruh Polda Contoh Kapolda Metro Jaya

Menhub mengaku sudah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk menerapkan antisipasi membeludaknya kendaraan. Salah satu cara yang dilakukan mengampanyekan agar pemudik kembali selepas 8 Mei 2022 atau setelah masa puncak arus balik berakhir.

“Kita sepakat untuk mengampanyekan anjuran presiden untuk mudik balik setelah tanggal 8,” kata dia.

Dia juga memastikan pemerintah telah menerapkan relaksasi kebijakan kepada ASN memperpanjang cuti bahkan menerapkan WFH. Tidak hanya itu, pembelajaran daring juga diperpanjang hingga 12 Mei 2022 agar pemudik tidak perlu terburu-buru kembali ke kota.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tujuh dermaga di Bakauheni dan empat dermaga tambahan di Pelabuhan Panjang dan BBJ sebagai langkah antisipasi. Bahkan jumlah kapal kini ditambah menjadi 63 untuk mempercepat penyeberangan.

Baca juga
Kapolri Bantah Ferdy Sambo Simpan Bunker Rp900 Miliar, Video dari Atlanta

Sedangkan langkah antisipasi lonjakan di jalur tol dari Semarang-Jakarta, skema satu arah, contraflow, dan ganjil genap tetap dipertahankan.

“Kami mohon masyarakat mengikuti anjuran ini agar perjalanan kembalinya bisa lebih nyaman,” ujar Budi Karya.

Menurut Kapolri Sigit, pergerakan arus balik terus mengalami peningkatan dalam tiga hari terakhir hingga 40 ribu kendaraan dalam sehari. “Satu hari sekitar 15 ribu, kemudian naik menjadi 16 ribu, sampai 31 ribu dan kemungkinan malam ini meningkat terus sampai 40 ribu kendaraan dalam sehari,” ungkap Kapolri.

Tinggalkan Komentar