Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Menikmati Keragaman Indonesia Lewat Pagelaran Sabang Merauke Persembahan iForte

Rabu, 08 Jun 2022 - 08:29 WIB
Pagelaran Sabang Merauke
Dokumentasi Pagelaran Sabang Merauke

Menikmati keragaman budaya Indonesia saat ini tidak harus keliling Indonesia. Anda bisa menikmati keragaman tersebut melalui Pagelaran Sabang Merauke persembahan iForte secara gratis.

Dalam rangka memperingati Hari lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni, iForte menyajikan Pagelaran Sabang Merauke yang tayang pada akun YouTube iForte Solusi Infotek, mulai Senin, 6 Juni 2022.

Pagelaran seni tersebut sangat ringan, mudah dicerna dan sangat menghibur. Penonton diajak menyelami budaya Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua.

Sebanyak 21 lagu-lagu daerah secara terus bergantian tampil dengan iringan musik serta para penyanyi yang berkualitas.

Tidak heran jika Anda menyaksikan Pagelaran Sabang Merauke tersebut secara otomatis pasti langsung ikut bernyanyi, bersenandung lagu-lagu daerah yang beragam dan tidak asing di telinganya Anda.

Rasanya sudah lama sekali masyarakat tidak disuguhkan gelaran seni yang begitu berkelas dan mengangkat keragaman budaya Indonesia yang sangat kaya.

135 penari dari Yogyakarta  ikut terlibat di Pagelaran Sabang Merauke

Melibatkan sekitar 135 orang penari dari  Yogyakarta, Pagelaran Sabang Merauke semakin terlihat menarik.

Bayangkan saja, Anda bisa melihat tarian tradisional Saman dari Aceh dengan gerakan yang sangat cepat membuat mata Anda seakan tidak berkedip, hingga tarian dari Papua.

Tari Tor Tor dari Sumatera Utara, Tari Yapong dari Jakarta, Tari Pendet dari Bali, dan masih banyak lagi tarian yang Rusmedi Agus selaku Sutradara Pagelaran Sabang Merauke kemas dengan tampilan modern.

Baca juga
PBSI Akui Undian Thomas dan Uber Tak Mudah, Tapi Yakin Juara

Bahkan, sebelum pertunjukan dimulai, Anda bisa menikmati proses Palang Pintu khas Betawi yang begitu seru.

“Kami melihat keresahan di kalangan anak muda. Karena itu, Pagelaran ini sangat perlu untuk anak muda kenal akan ragam budayanya. Saat ini kita sedang digempur budaya dari luar. Bahkan yang lebih ironis, kita lihat Ondel-ondel kini tampil di pinggir-pinggir jalan,” kata Rusmedi Agus usai menampilkan Pagelaran Sabang Merauke – Premiere with Live Performance di Djakarta Theater, baru-baru ini.

Cerita tersebut sutradara tampilkan dengan apik sebagai kesatuan dari cerita. Dia membungkus dengan tarian tradisional lengkap juga alunan lagu Ondel-Ondel.

 

Pagelaran Sabang Merauke
Dokumentasi

Pagelaran Sabang Merauke sebelumnya sukses digelar di Pelataran Candi Prambanan

Pementasan yang melibatkan ratusan seniman ternama Tanah Air tersebut sukses digelar selama tiga hari, pada 3 – 5 Juni 2022, di Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Megapro Communications sebagai EO Pagelaran Sabang Merauke juga terlibat dalam menggelar acara tersebut hingga sukses.

Sebelumnya, pagelaran seni serupa juga sukses mendapat perhatian masyarakat saat ditampilkan di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta, pada 26 Maret 2022.

Baca juga
Varian Covid-19 Agresif, IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi RI Jadi 5,6 Persen pada 2022

“Pagelaran Sabang Merauke kami harapkan dapat turut memberikan sumbangsih dalam melestarikan serta mengenalkan kekayaan seni budaya bangsa kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” ungkap CEO Protelindo Group Aming Santoso.

Kikan Namara menjadi music director dan lead vocal

 

Pagelaran Sabang Merauke
Dokumentasi

Kemampuan Kikan Namara mantan vokalis Cokelat tidak perlu diragukan lagi. Memiliki warna suara yang khas, membuat Kikan melahap habis lagu-lagu daerah dengan gaya unik dia bernyanyi.

Selain menjadi lead vocal bersama penyanyi ternama lainnya seperti Mirabeth Sonia, Christine Tambunan, Taufan Purbo dan Alsant Nababan, Kikan juga menjadi music director untuk pagelaran seni tersebut.

Kikan mengungkapkan awalnya ragu pada diri sendiri apakah bisa menjalankan dua tugas sekaligus dalam acara pagelaran yang terbilang besar itu. Namun, dengan semangat dan kerja keras, dia membuktikan bisa melaksanakannya dengan baik.

“Setiap panggung adalah sebuah situasi yang berbeda, penonton yang berbeda. Kalau tanya gimana mempersiapannya, saya lebih menyiapkan mental,” ungkap Kikan.

Dia menceritakan, sesama seniman yang terlibat sangat memberikan energi positif terutama ketika berada di belakang panggung.

Hiruk pikuk kesibukan para penari dan seniman lainnya tidak menjadi alasan satu dengan lainnya melemparkan senyuman seraya saling memberikan semangat.

Baca juga
Foto: Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran Lockdown Akibat Kasus Varian Omicron

Kikan mengungkapkan saat tampil di pagelaran seni tersebut, dia mendapat kesempatan tampil bernyanyi di panggung sendirian dan juga dengan para penari. Keduanya memiliki energi yang luar biasa.

“Memang perbedaan sangat signifikan saat saya tampil sendiri terus dibandingkan ada beberapa penari di situ menjadi pertukaran energi yang luar biasa,” paparnya.

Suksesnya acara tersebut membuat Silvi Liswanda Vice President Director Marketing & Sales iForte mengungkapkan Pagelaran Sabang Merauke dapat terwujud berkat kerja keras dari semua pihak yang terlibat baik para seniman musik dan tari, event organizer, serta seluruh pekerja seni.

“Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat dalam Pagelaran Sabang  Merauke. Kita semua memiliki semangat yang sama, untuk menyebarkan semangat dan cinta budaya tanah air, terutama generasi muda sebagai harapan penerus bangsa agar lebih mencintai dan bangga akan kekayaan budaya Indonesia,” ujar Silvi.

Tinggalkan Komentar