Rabu, 10 Agustus 2022
12 Muharram 1444

Menkes Ungkap 114 Pasien Omicron Sudah Sembuh

Senin, 10 Jan 2022 - 18:02 WIB
114 Pasien Omicron Sudah Sembuh - inilah.com
Dokumentasi dari Sekretariat Kabinet Republik Indonesia

Kasus Omicron di Indonesia semakin bertambah. Kini, terdapat 414 kasus dan 114 pasien Omicron dari jumlah tersebut sudah sembuh. Kabar 114 pasien Omicron sudah sembuh terungkap melalui siaran langsung temu media virtual di Channel YouTube Sekretariat Presiden.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menambahkan, dari 414 kasus tersebut, terdapat pasien yang masuk dalam kategori sedang. Artinya, pasien tersebut membutuhkan perawatan dengan oksigen hanya terdapat dua orang.

“Satu usia 58 tahun, satu lagi usai 47 tahun dan keduanya memiliki komorbid. Dari 414 orang yang dirawat karena Omicron, 114 orang atau sekitar 26 persen sudah sembuh, termasuk dua orang tadi yang membutuhkan perawatan sedang. Sehingga mereka bisa kembali ke rumah,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin, saat temu media virtual di YouTube, Jakarta, Senin, (10/01/2022).

Baca juga
Indonesia Pastikan Rebut Satu Gelar All England 2022

Masih menurut Menkes, kesimpulan dari sebaran Omicron di Indonesia saat ini adalah memang lebih cepat dari varian Delta namun tingkat keparahannnya lebih rendah.

“Jadi kesimpulannya, memang walaupun Omicron ini cepat transmisinya, tapi relatif lebih ringan dari keparahannya,” paparnya.

Omicron di Indonesia, 114 Pasien Omicron Sudah Sembuh

Menkes mengungkapkan, kasus Omicron di Indonesia berkembang dari kedatangan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Hal tersebut terlihat dari positivy rate untuk kedatangan luar negeri sekitar 13 persen. Data tersebut menunjukkan sumbangan kasus positif dari pelaku perjalanan luar negari 65 kali lebih tinggi dibandingkan dari dalam negeri.

Baca juga
Harga Mobil Listrik Mahal, China Malah Potong Subsidi 30 Persen

“Kami mengamati dari sisi surveilans, mengamati peningkatan dari jumlah kasus Omicron terutama dari kedatangan luar negeri. Positivy rate untuk kedatangan luar negeri, adalah 13 persen, jauh di atas positivy rate transmisi lokal yang 0, 2 persen. Jadi, positivy rate kedatangan luar negeri 65 kali lebih tinggi dibandingkan dengan positivy rate transmisi lokal,” tambahnya.

Menkes juga menjelaskan, data tersebut semakin memperkuat hipotesa pihaknya bahwa kasus Omicron semakin besar karena dari kedatangan pelaku perjalanan luar negeri.

Negara dengan Kasus Omicron Terbanyak

Menkes Budi juga mengungkapkan, beberapa negara yang memiliki kasus Omicron paling tinggi. Terdapat empat negara yang Menkes sebut.

Baca juga
Sukses Gelar Street Race, Kapolda Harap Lahir Pebalap Berprestasi

“Negara-negara yang paling tinggi (kasus Omicron) sekarang bergeser. Pertama Arab Saudi, Kedua Turki, ketiga Amerika Serikat, keempat Uni Emirat Arab,” tambahnya.

Tinggalkan Komentar