Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Menko Airlangga Ajak Menteri Lee Kunjungi Kawasan Industri Kendal

Menko Airlangga Ajak Menteri Lee Kunjungi Kawasan Industri Kendal - inilah.com
Menteri Lee melakukan kunjungan ke Menko Airlangga di Jakarta, Rabu (23/3/2022).. Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak Menteri Pembangunan Nasional Singapura, H.E. Mr. Desmond Lee untuk mengujugi Kawasan Industri Kendal (KIK) di Jawa Tengah.

Rencana tersebut mengemuka setelah Menteri Lee melakukan kunjungan ke Menko Airlangga di Jakarta, Rabu (23/3/2022). “Upaya percepatan pembangunan dan investasi di Kawasan Industri Kendal atau KIK di Jawa Tengah merupakan peluang strategis dalam membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan potensi ekspor,” kata Menko Airlangga dalam pertemuan tersebut.

Menko Airlangga Ajak Menteri Lee Kunjungi Kawasan Industri Kendal - inilah.com
Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Dengan dilakukannya revitalisasi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), ia mengharapkan hal itu dapat mempercepat aktivitas ekonomi di KIK.

Sementara Menteri Lee direncanakan akan berkunjung ke Kendal. Menteri Lee berpandangan terkait pentingnya fasilitas pendidikan dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kapasitas SDM masyarakat lokal di Kendal dalam rangka mendukung KIK.

Baca juga
Terseret Suap Pajak, Anak Buah Sri Mulyani Segera Disidang

Selain pembahasan mengenai perkembangan pengembangan Kawasan Industri Kendal, pertemuan Menteri kedua negara tersebut juga membahas terkait kerja sama dalam sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) dan pemanfaatan teknologi suplai air bersih.

Menko Airlangga Ajak Menteri Lee Kunjungi Kawasan Industri Kendal - inilah.com
Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Menanggapi pertanyaan Menko Airlangga terkait fokus rencana pembangunan Singapura dalam 10 sampai 15 tahun ke depan, Menteri Lee menyampaikan bahwa Singapura menekankan pada pembangunan hijau.

“Penekanan tersebut termasuk green building, green infrastructure, dan investasi di bidang riset dan pembangunan di samping mitigasi terhadap kelangkaan pangan dan energi,” ujar Menteri Lee.

Dalam pembahasan kerja sama di bidang EBT, Menteri Lee menyampaikan pentingnya rencana ekspor EBT Indonesia ke Singapura, selain dalam upaya mengurangi emisi karbon, namun juga dapat menyediakan lapangan kerja hijau.

Baca juga
Airlangga: Penonton Superbike Mandalika 25.000 Orang dan Sudah Vaksin Lengkap
Menko Airlangga Ajak Menteri Lee Kunjungi Kawasan Industri Kendal- inilah.com
Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, Indonesia memiliki potensi untuk menghasilkan hingga 418 GW EBT dari sumber daya air, panas bumi, angin, dan matahari.

Selanjutnya, kedua Menteri bertukar pandangan mengenai bidang teknologi suplai air bersih. Menteri Lee pada kesempatan itu juga menganjurkan pemanfaatan teknologi untuk mengolah air sungai dikarenakan desalinasi air laut masih relatif mahal.

Isu perkembangan perang Rusia dan Ukraina, Nongsa Digital Park di Batam dan rencana penyelenggaraan World Cities Summit serta ATxSummit di Singapura juga menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Turut hadir mendampingi Menko Airlangga dalam pertemuan tersebut, yakni Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Wahyu Utomo, Staf Khusus Kemenko Perekonomian Rizal Affandi Lukman, dan Asisten Deputi Kerja Sama Regional dan Subregional Netty Muharni.

Baca juga
Musim Mudik, Menteri Arifin Khawatirkan Maling BBM Subsidi Berkeliaran di SPBU

Sementara itu, Menteri Pembangunan Nasional Singapura didampingi oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar.

Tinggalkan Komentar