Kamis, 29 September 2022
03 Rabi'ul Awwal 1444

Menko Airlangga Jelaskan Program Konversi Kompor Setrum Bukan Tahun Ini

Jumat, 23 Sep 2022 - 22:52 WIB
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto (Foto: VOI).

Terkait wacana konversi kompor LPG 3 kilogram menjadi kompor listrik yang tengah ujicoba di Bali dan Solo, ternyata tidak akan dilaksanakan tahun ini.

Karena belum ada anggarannya, belum pernah dibahas di DPR. Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam konferensi pers secara daring, Jakarta, Jumat (23/9/2022). “Kami menyampaikan arahan presiden jokowi, pemerintah memantau dan menghargai berbagai pendapat dari masyarakat, termasuk memonitor pemberitaan di media serta melihat langsung di lapangan. Pemerintah belum memutuskan terkait program konversi lpg 3 kg menjadi kompor listrik atau induksi,” papar Menko Airlangga.

Baca juga
Dorong Ekonomi Bergerak Cepat, PSN Rp5.698,5 Triliun Ditargetkan Rampung 2024

Kata Ketua Umum Partai Golkar ini, dapat dipastikan abhwa program konversi kompor LPG subsidi ke kompor induksi yang sempat mengundang polemik ini, tidak dilakukan pada tahun ini karena belum ada anggaran. Pembahasan anggaran dengan DPR belum ada. program ini masih uji coba atau prototipe, sebanyak 2 ribu unit dari 300 ribu unit yang direncanakan.

“Adapun, program konversi tersebut masih akan terus dilakukan evaluasi dan perbaikan-perbaikan sebelum nantinya benar-benar diterapkan secara nasional. Pemerintah akan menghitung dengan cermat biaya dan risiko, serta menyosialiasikan kepada masyarakat sebelum diberlakukan,” ungkapnya.

Program konversi kompor LPG 3 kg ke kompor listrik dilakukan, sebelumnya diklaim sebagai program pemerintah terkait ketahanan energi nasional, melalui program pengalihan energi berbasis impor menjadi energi berbasis domestik

Baca juga
Di Tengah Konflik Rusia-Ukraina, Menko Airlangga Apresiasi Komitmen Eropa Perkuat Kerja Sama

 

Tinggalkan Komentar