Selasa, 27 September 2022
01 Rabi'ul Awwal 1444

Menko Airlangga Resmi Buka Pameran Otomotif IIMS 2022

Kamis, 31 Mar 2022 - 11:20 WIB
Airlangga Iims

Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (31/3/2022).

Dalam sambutannya, Airlangga mengapresiasi agenda IIMS 2022 dan berharap gelaran yang akan berlangsung hingga 10 April 2022 ini bisa mendongkrak industri otomotif dalam negeri.

“Kita lihat utilisasi juga membaik kendaraan bermotor, insentif PPnBM, jadi pemerintah melakukan realisasi insentif di 2021 bajet Rp34 triliun. Ini membuat pulih demand dan market otomotif. Semoga acara ini lancar dan bisa mendorong industri pulih lebih cepat,” kata Airlangga.

IIMS Hybrid 2022 diikuti brand mobil seperti BMW, DFSK, Honda, Hyundai, MG, Mitsubishi, Suzuki, Toyota, Wuling, dan importir umum Prestige. Ada merek baru yang akan mengumumkan kembali masuk ke Indonesia, yaitu Chery.

Baca juga
Sri Mulyani Doyan Ngutang, APBN Tercekik Beban Bunga

Airlangga dalam kesempatan ini menyebut akan ada tiga mobil listrik dari tiga merek otomotif yang diluncurkan di ajang IIMS 2022.

“Dan hari ini saya dengar ada launching mobil listrik. Jadi ada tiga pabrikan yang rilis mobil listrik. Satu sudah kita ketahui. Dan dua lagi untuk diketahui kemudian,” ucap Airlangga.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh menyebut bahwa selaku penyelenggara, pihaknya optimistis acara otomotif tahunan ini bisa memberikan warna bagi industri otomotif yang belakangan ini cukup terdampak pandemi COVID-19.

Ia pun berharap IIMS Hybrid 2022 bisa mestimulasi pasar otomotif nasional melalui sejumlah kendaraan mobil model baru dan facelift.

“Kami menghadirkan hampir semua brand roda dua dan empat. Di antaranya kendaraan listrik yang jadi prioritas pemerintah. Ini untuk kelestarian lingkungan dan lebih baik di masa depan. Melalui IIMS ini kami berharap dapat merangkul stakeholder industri otomotif dalam menyukseskan transisi ke energi bersih dan zero emisi pada 2060. Ini wujud nyata kami dalam menstimulasi pertumbuhan industri otomotif,” ucap Hendra.

Tinggalkan Komentar