Rabu, 25 Mei 2022
24 Syawal 1443

Menko Airlangga Sebut NU Punya Peran Penting dan Strategis bagi Perjalanan Bangsa

Menko Airlangga NU
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat berpidato dalam acara Puncak Harlah NU ke-99 Wilayah Barat Indonesia, di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (4/3/2022). (dok. Biro KLIP Kemenko Perekonomian)

Nahdlatul Ulama (NU) telah banyak memainkan peran yang sangat penting dan strategis dalam setiap fase perjalanan bangsa Indonesia. Bahkan, sejak awal pendiriannya, NU telah memiliki kesadaran mengenai pentingnya ekonomi bagi kesejahteraan rakyat.

Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Puncak Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-99 Wilayah Barat Indonesia yang dipusatkan di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (4/3/2022).

Airlangga menyebut di masa pandemi COVID-19 saat ini, pemerintah sedang bekerja keras dalam melakukan pemulihan kondisi ekonomi nasional yang terdampak, termasuk menjaga ketahanan pangan.

Dalam hal ini, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada kiai-kiai NU yang turut mendoakan pulihnya kondisi bangsa dengan menerapkan protokol kesehatan dan mendukung vaksinasi COVID-19.

Baca juga
Imam Shamsi Ali: Apa Kalau Memilih Jokowi Harus Jadi Penista Islam?

“Kami melihat bahwa peran NU penting sekali dalam penanganan COVID-19, membantu memberikan kepercayaan masyarakat untuk dilakukan vaksinasi, dan bahkan NU berani menyatakan sejak awal bahwa vaksin adalah halal dan aman,” ujar Airlangga.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga mengapresiasi dipilihnya Kota Palembang sebagai pusat perayaan Harlah NU ke-99 Wilayah Barat Indonesia. Dia juga menyempatkan diri mengajak para hadirin mendoakan salah seorang ulama karismatik yang berasal dari Palembang, yakni Syekh Abdus Samad al-Palimbani.

“Di Palembang ini terdapat seorang ulama, sufi besar bermazhab ahlussunnah wal jama’ah, yakni Syekh Abdus Samad Al-Palimbani. Jejak perjuangan Syekh Abdus Samad Al-Palimbani telah menginspirasi para ulama Nusantara bagi perkembangan Islam di Indonesia. Untuk itu, marilah kita mendoakan almarhum, Al-Fatihah…,” tutur Airlangga.

Baca juga
Hingga Kuartal III 2021, Bank DKI Catat Laba Bersih Rp563,83 Miliar

Menko Airlangga NU

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menyampaikan NU didirikan para waliyullah. Lahirnya NU, menurut Gus Yahya, merupakan puncak barakah dari jaringan para aulia yang telah berkembang dalam beberapa generasi seantero Nusantara.

“Di antara mereka adalah para Wali Songo, termasuk para wali atau yang kita punya khusnudzon kuat termasuk dari aulia kita mengenal Ki Ageng Gribig atau Raden Wasibagno Timur yang makamnya saat ini ada di Jatinom, Klaten. Dan saat ini ada salah seorang keturunan Ki Ageng Gribig yang hadir, yakni Pak Airlangga Hartarto,” katanya.

Baca juga
Kedok Ajak ke Rumah, Tukang Parkir Cabuli Anak di Bawah Umur

Gus Yahya juga menyampaikan alasan terpilihnya Palembang sebagai pusat perayaan Harlah NU ke-99 Wilayah Barat Indonesia. Menurut dia, Palembang adalah Sriwijaya yang merupakan peradaban besar berskala nusantara yang tercatat paling tua dalam sejarah.

“Kita butuh untuk menengok kembali, belajar kembali, menghayati kembali pengalaman Sriwijaya pada saat kita membulatkan tekad untuk berjuang mewujudkan masa depan peradaban yang lebih mulia,” tegas Gus Yahya.

Menko Airlangga NU

Tinggalkan Komentar