Jumat, 07 Oktober 2022
11 Rabi'ul Awwal 1444

Menko Polhukam Mahfud MD Sebut Ada Tersangka Baru Pembunuhan Brigadir J

Senin, 08 Agu 2022 - 17:09 WIB
Penulis : Fadly Zikry
Mahfud tersangka baru brigadir j irjen ferdy sambo - inilah.com
(Foto: dok Kemenko Polhukam)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut ada tersangka baru dalam kasus tewasnya Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Namun Mahfud tak menyebut siapa tersangka ketiga, setelah Polri menetapkan Bharada Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dan Brigadir Ricky sebagai tersangka.

“Tersangkanya sudah tiga. Tiga itu bisa berkembang dan pasalnya itu 338, 340 yang baru ya, pembunuhan berencana,” kata Mahfud di Istana Presiden, Jakarta, Senin (8/8/2022).

Bhayangkara Dua (Bharada) Richard Eliezir Pudihang Lumiu atau Bharada E, tersangka pertama, disangka dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Awalnya Bharada E mengaku sebagai satu-satunya pelaku atau pelaku utama dalam penembakan rekannya, namun belakangan ia menungkap, bahwa dirinya bukanlah pelaku uatam dan bukan sartu-satunya pelaku.

Pada Sabtu (6/8/2022), Inspektorrat Khusus (Irsus) Polri pun membawa Irjen Ferdy Sambo ke Mako Brimob setelah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. Menurut Kadiv Humas Polri, Dedi Prasetyo, Irjen Ferdy Sambo diduga telah melakukan pelanggaran dan tidak profesional terkait pengamanan TKP kematian Brigadir J.

Baca juga
Samsung Resmi Luncurkan Trio Galaxy S22 5G

Selanjutnya pada Ahad (7/8/2022), Bareskrim Polri menetapkan ajudan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi bernama Brigadir Ricky sebagai terrsangka kedua.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, Brigadir Ricky Rizal atau Brigadir RR, ditetapkan sebagai tersangka karena penyidik telah mengantongi alat bukti yang cukup.

Brigadir RR disangkakan dengan Pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Pasal ini berbeda dengan dengan yang disangkakan kepada Brigadir RR.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan laporan polisi yang dilayangkan oleh pihak keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, yakni terkait dugaan pembunuhan berencana Pasal 340 KUHP juncto 338, juncto 351 ayat (3) juncto 55 dan 56 KUHP.

Baca juga
MK Putuskan Anwar Usman Wajib Mundur dari Kursi Ketua Sebelum Maret 2023

Adapun penerapan Pasal 55 dan Pasal 56 terhadap tersangka Bhadara E dan Brigadir RR dimungkinkan masih ada tersangka lainnya yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Inspektorat Khusus Polri juga telah memeriksa 25 orang personel Polri yang diduga melanggar prosedur tidak profesional dalam menangani olah tempat kejadian perkara (TKP) Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Dari 25 orang tersebut, empat di antaranya ditempatkan di tempat khusus, salah satunya Irjen Pol. Ferdy Sambo, yang ditempatkan di Mako Brimob selama 30 hari ke depan.

Tim telah memeriksa 10 saksi dan beberapa bukti terkait dugaan pelanggaran prosedur oleh Ferdy Sambo dalam penanganan TKP Duren Tiga.

Baca juga
Ini Brand Jaket Garuda Jokowi, UKM Asal Blora yang Bandrol Harga Rp350 Ribu

Kemudian untuk pertama kalinya istri Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi muncul ke hadapan publik saat menjenguk suaminya di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Minggu (7/8).

Kepada media, Putri menyampaikan bahwa dirinya mencintai suaminya, dan sudah mengikhlaskan semua peristiwa yang dialami oleh keluarganya.

“Saya Putri, bersama anak-anak. Saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya, saya mohon doa agar kami sekeluarga dapat menjalani masa yang sulit ini. Dan saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami,” kata Putri.

Tinggalkan Komentar