Kamis, 02 Februari 2023
11 Rajab 1444

Menkominfo Geram Terus Ditanya Soal Data Pribadi Bocor

Jumat, 09 Sep 2022 - 17:27 WIB
Penulis : Harris Muda
Editor : Fadly Zikry
Menkominfo di acara peluncuran layanan internet fiber milik Indosat Ooredoo Hutchison, Jumat (9/9/2022) - inilah.com
Menkominfo di acara peluncuran layanan internet fiber milik Indosat Ooredoo Hutchison, Jumat (9/9/2022) - (Foto: inilah.com/Harris Muda)

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G. Plate mengaku geram dengan beragam pertanyaan yang akhir-akhir ini kerap dilayangkan kepadanya buntut kebocoran data.

Dalam sesi sambutan di acara peluncuran layanan internet fiber milik Indosat Ooredoo Hutchison yang diberi nama HIFI, Jumat (9/9/2022) siang, Menteri Johnny meluapkan kekesalannya.

“Saya setiap hari ditanyai kebocoran data, kebocoran data, jawab salah, tidak di jawab salah,” kata Johnny.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem itu menyebut, ada penggiringan opini masyarakat, lantaran sentimen-sentimen negatif terus bermunculan seiring dengan kebocoran data pribadi yang tak kunjung ada solusi.

“Begitu dijawab, yang tanya tidak mengerti menulisnya salah pula, memberitakan dan menceritakannya salah pula, masyakarat yang mendengarnya mendapat informasi yang sudah bias sudah rusak ruang digital kita,” ujar Johnny.

Baca juga
Pacu Layanan Internet, Komisi I DPR Dorong Peluncuran Satelit Baru pada 2023

Johnny tak menampik, serangan hacker betul-betul menjadi momok menakutkan. Namun, media menurutnya bisa serta-merta membuat pernyataan pahit terhadap sistem keamanan yang dimiliki pemerintah.

“Sayang energi yang begitu hebat yang potensi yang begitu besar, terbuang dengan hal-hal seperti ini. Tetapi cyber sekurity penting dan harus kita jaga, harus punya teknologi, punya sistem dan punya SDM yang memadai. Baik oleh pemerintah maupun sistem,” tukasnya.

Tercatat, telah terjadi kebocoran sebanyak 1,3 miliar data pendaftar kartu SIM, terkhusus pada data NIK, No HP, provider, dan tanggal registrasi.

data itu kemudian diterbitkan di Breached Forum (breached.to). Data registrasi kartu seluler prabayar yang bocor di antaranya nomor ponsel yang didaftarkan sejak 2017 sampai Agustus 2022.

Tinggalkan Komentar