Kamis, 07 Juli 2022
08 Dzul Hijjah 1443

Menpora Diklaim Sukses Bawa Basket Raih Emas, Sepak Bola 31 Tahun Nggak Pernah Juara

Rabu, 25 Mei 2022 - 22:00 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bersama Menpora Zainudin Amali dan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan. (Dok PSSI). - inilah.com
Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bersama Menpora Zainudin Amali dan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan. (Dok PSSI).

Andil dari suntikan motivasi yang diberikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, kepada tim basket putra Indonesia sebelum laga pamungkas lawan Filipina di SEA Games 2021 Vietnam diklaim membuahkan hasil.

Ya, timnas basket Indonesia memang tampil gemilang dan meraih emas SEA Games 2021 untuk pertama kalinya. Masyarakat Indonesia turut bergembira ria di lini masa Twitter, tapi banyak juga yang menanyakan kapan sepak bola dapat emas.

Banyak netizen Indonesia penggemar olahraga merayakan kemenangan ini.

Apalagi untuk basket, ini adalah kemenangan bersejarah. Meski begitu, mereka bertanya, kapan giliran sepakbola mendapatkan emas SEA Games?.

Baca juga
Kemenag Putuskan Idul Adha 1443 H Jatuh pada 10 Juli

“Basket, Voli, Badminton, dan cabor lainnya spesial memberikan emas. Tapi Sepakbola masih jadi anak emas walau masih gitu2 aja,” kritik @Aalk***.

“Kalo voli udah standar emas emang. Basket akhirnya bisa buka puasa gelar. Badminton juga sering sumbang emas. Tinggal sepakbola kapan buka puasa? Apakah bakat indonesia itu olahraga tangan, bukan kaki?” tanya @Zhafra***.

“Voli dan basket emas, sepakbola kapan pak? 🙁 @PSSI,” kata @muchammadr*** mention akun PSSI.

Naturalisasi Basket lebih berhasil dari Sepak Bola

Pada SEA Games 2021 kali ini, Timnas Basket Indonesia memang tampil dengan kekuatan penuh. Termasuk dengan mengandalkan tiga pemain naturalisasi.

Adapun ketiga pemain yang dimaksud adalah Dame Diagne, Brandon Jawato, dan Marques Bolden.

Tiga pemain naturalisasi yang ada di Timnas Basket Indonesia ini dinilai sangat efektif. Tidak hanya itu saja, jika dilihat proses naturalisasi yang dijalani terbilang singkat tapi langsung memberikan gelar juara.

Baca juga
Tes Tertulis Calon Anggota KPU dan Bawaslu Digelar di JIEXPO Kemayoran

Jika melihat keberhasilan ini, ada rasa prihatin ketika kita melirik pada cabor sepak bola.

Indonesia sudah seringkali melakukan naturalisasi pemain dengan harapan mampu membawa pulang gelar juara.

Sejak zaman Cristian Gonzales pun Indonesia masih puasa gelar juara di Piala AFF.

Skuad Garuda harus tumbang di tangan Malaysia pada partai puncak edisi 2010 kala itu.

Sampai sekarang pun di era Marc Klok Indonesia masih kesulitan untuk mencapai final dan hanya menyumbang perunggu di SEA Games 2021.

Skuad Garuda lagi-lagi kembali tersandung oleh Thailand di semifinal.

Sementara Timnas Basket Indonesia benar-benar mengambil pemain-pemain yang jadi kebutuhan tim dan bisa memberikan prestasi untuk mereka.

Sementara, PSSI masih terkesan terlalu mudah untuk memberikan pemain untuk dinaturalisasi.

Baca juga
Berubahnya Peta Koalisi Parpol Pasca Isu Penundaan Pemilu

Baru pada era Shin Tae-yong ini, pemain-pemain naturalisasi merupakan plihan dari pelatih. Ketiga pemain tersebut adalah Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Sandy Walsh. Patut kita nantikan apakah ketiganya bisa mengangkat prestasi sepak bola atau malah justru seperti pemain naturalisasi yang belum bisa berkontribusi maksimal.

Tinggalkan Komentar

×