Mensos Gus Ipul Salurkan Bantuan Rp205 Miliar untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyalurkan santunan dan bantuan tahap II bagi korban bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada Jumat (10/4/2026). (Foto: Biro Humas Kemensos/ Adhytia Lesmana)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyalurkan santunan dan bantuan tahap kedua bagi korban bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat (10/4/2026). Total bantuan yang telah digelontorkan pemerintah melalui Kementerian Sosial mencapai Rp205,18 miliar.
Gus Ipul menegaskan penyaluran bantuan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi dan memulihkan kehidupan masyarakat terdampak bencana.
“Bantuan sosial pascakebencanaan terus kami salurkan. Tidak ada libur selama datanya sudah tersedia,” ujar Gus Ipul di Kantor Sekretariat Daerah Aceh Tamiang.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan korban bencana mendapatkan perlindungan menyeluruh, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan.
Pada masa kedaruratan, Kemensos telah menyalurkan bantuan logistik dan layanan dapur umum dengan nilai sekitar Rp6 miliar. Selanjutnya, pemerintah melanjutkan dukungan pada tahap pemulihan melalui berbagai skema bantuan sosial.
Pada tahap kedua, bantuan yang disalurkan mencakup jaminan hidup bagi 20.908 jiwa senilai Rp28,2 miliar, bantuan isi hunian untuk 5.941 kepala keluarga sebesar Rp17,8 miliar, stimulan sosial ekonomi Rp29,7 miliar untuk 5.491 kepala keluarga, serta santunan korban luka berat bagi 187 jiwa senilai Rp935 juta. Total bantuan tahap kedua mencapai Rp76,68 miliar.
Selain itu, pemerintah juga memberikan santunan bagi ahli waris korban meninggal sebesar Rp15 juta per orang, serta santunan bagi korban luka berat sebesar Rp5 juta per orang.
Sebelumnya, pada tahap pertama telah disalurkan bantuan senilai Rp128,49 miliar yang meliputi jaminan hidup, bantuan isi hunian, stimulan ekonomi, serta santunan ahli waris.
Gus Ipul menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara tepat, terutama untuk kebutuhan mendesak dan pemulihan ekonomi keluarga. Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan bantuan sebagai modal awal usaha.
“Gunakan bantuan ini untuk kebutuhan dasar dan, jika memungkinkan, sebagai rintisan usaha agar bisa bangkit kembali,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh bantuan disalurkan berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda. Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menyatakan pihaknya terus melakukan evaluasi data penerima bantuan. Pemerintah daerah membuka peluang penyaluran bantuan lanjutan melalui gelombang berikutnya bagi warga yang belum terdata.
“Kami akan terus memperbarui data agar seluruh korban mendapatkan haknya secara layak,” ujarnya.
Salah satu warga penerima bantuan, Erhamna (45), mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam memulai kembali kehidupan pascabencana.
Program bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang, sekaligus memastikan korban bencana dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri dan berkelanjutan.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.