Kamis, 11 Agustus 2022
13 Muharram 1444

Tahun Ini, Menteri Basuki Targetkan 46.790 Tenaga Kerja Konstruksi Bersertifikat

Kamis, 30 Jun 2022 - 15:07 WIB
Menteri Basuki Targetkan 46.790 Tenaga Kerja Konstruksi Bersertifikat
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono (Okezone).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menargetkan 46.790 Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) mendapat pelatihan dan sertifikat pada 2022.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menerangkan, target 46.790 TKK itu terdiri dari 17.800 orang, TKK reguler dan 28.990 orang TKK vokasi. Pembangunan infrastruktur masih terus menjadi prioritas, namun pemerintah juga terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang konstruksi.

“Kementerian PUPR juga mempunyai tanggung jawab mengembangkan SDM yang kompeten di bidang infrastruktur PUPR,” kata Menteri Basuki, di Jakarta, Kamis (30/6/2022).

Hingga 27 Juni 2022, tercatat realisasi pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi mencapai 25.963 orang atau sebesar 50 persen setelah adanya penyesuaian anggaran, yang terdiri dari 1.745 orang TKK reguler dan 24.218 orang TKK vokasi.

Baca juga
Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah AIWW ke-2, Menteri Basuki: Bagian dari Promosi Pariwisata

Sementara itu, Dirjen Bina Konstruksi, Kementerian PUPR Yudha Mediawan mengatakan tantangan dalam layanan sertifikasi adalah masih banyak Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang menunggu proses lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Sampai saat ini kurang lebih ada 15 LSP sudah mendapat lisensi BNSP dan baru 6 yang beroperasi. Sisanya sebanyak 9 LSP masih menyelesaikan hal teknis untuk bisa beroperasi,” kata Yudha.

Pada 2023, program pembinaan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi terus dilaksanakan dengan target sebanyak 37.367 orang. Rinciannya sebanyak 13.284 orang untuk TKK reguler dan 24.083 TKK vokasional dengan sasaran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), politeknik, universitas, instruktur, dan asesor.

Baca juga
Dorong Semangat Belajar Mahasiswa, Kementerian PUPR Telah Rampungkan Pembangunan Rusun STAILe Pekanbaru

Program pengembangan SDM ini juga diharapkan dapat memenuhi tuntutan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Pada 2023, program pembinaan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi dibagi dalam tujuh wilayah balai jasa konstruksi, yakni Wilayah I (Aceh, Sumut, Sumbar, Kep. Riau, Riau) 4.683 orang terdiri dari 1.000 TKK reguler dan 3.683 TKK vokasional.

Kemudian, Wilayah II (Sumsel, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Jambi, Lampung) 5.280 orang terdiri dari 3.353 TKK reguler dan 1.927 TKK vokasional serta Wilayah III (Banten, Jakarta, Jabar) 6.144 orang terdiri dari 1.000 TKK reguler dan 5.143 TKK vokasional.

Selanjutnya, Wilayah IV (Jateng, Yogyakarta, Jatim, Bali, NTB, NTT) 8.383 orang terdiri dari 1.767 TKK reguler dan 6.616 TKK vokasional, Wilayah V (Kalimantan) 5.283 orang terdiri dari 2.399 TKK reguler dan 2.884 TKK vokasional, Wilayah VI (Sulawesi dan Gorontalo) 3.613 orang terdiri dari 1.000 TKK reguler dan 2.613 TKK vokasional dan Wilayah VII (Maluku dan Papua) 3.982 orang terdiri dari 2.765 TKK reguler dan 1.217 TKK vokasional.

Baca juga
Kementerian PUPR Sosialisasikan Peraturan Pengelolaan Kinerja ASN Terbaru

 

Tinggalkan Komentar