Rabu, 25 Mei 2022
24 Syawal 1443

Menteri Erick Pede Target 10.000 Pertashop Bakal Genjot Ekonomi Rakyat

Pertashop Bakal Genjot Ekonomi Rakyat - inilah.com
Foto: Antara

Target 10.000 unit Pertashop bakal menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian rakyat. Pertashop berdampak signifikan terhadap kelangsungan energi di daerah sekaligus penyerapan tenaga kerja, terutama oleh pengusaha menengah dan juga pengusaha daerah.

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan optimisme tersebut. “Dengan 10.000 Pertashop ini, masing-masing akan menciptakan lapangan pekerjaan dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian rakyat. Ke depan kita utamakan menjaring pengusaha daerah untuk mencapai target ini,” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (6/2/2022).

Menteri BUMN juga menambahkan bahwa saat ini Indonesia masih dalam kondisi pandemi COVID-19, kesehatan terdampak begitu juga dengan ekonomi.

“Saya sudah memberikan arahan kepada seluruh BUMN, walaupun korporasi namun harus ikut serta menyeimbangkan keberpihakan dengan rakyat. Salah satunya melalui Pertashop Pertamina kita ingin membangun ekonomi yang seimbang,” kata Erick.

Baca juga
Kabar Baik dari BI, Bisnis Siap Tancap Gas di Triwulan I-2022

Pertamina melalui Sub Holding Commercial & Trading yakni Pertamina Patra Niaga terus membuka dan mendorong peluang kerja sama kemitraan bisnis Pertashop dengan berbagai pihak di antaranya BUMDes, Koperasi, Pesantren hingga pelaku usaha atau UMKM di seluruh Indonesia.

Lewat Pertashop, Pertamina dapat terus berkontribusi bagi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi negara, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Pertamina Patra Niaga berupaya mendorong semangat para mitra Pertashop untuk mencapai kinerja terbaik. Pertamina Patra Niaga pun memberikan penghargaan kepada para pengusaha Pertashop terbaik. Antara lain, penghargaan untuk kategori UMKM Lokal Non Mitra, Angka penjualan terbaik dan Sarfas terbaik.

Menteri BUMN Erick Thohir menyerahkan langsung penghargaan, sementara Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mendampinginya di Madiun pada Minggu (6/2). Kegiatan ini terlaksana dalam acara Sosialisasi Nasional Program Percepatan Implementasi Pertashop Melalui Kolaborasi BUMN – BUMDes dan Badan Usaha lainnya untuk Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh.

Baca juga
Ramadan Berbagi, SIG Tebar 33.000 Paket Sembako di Empat Kabupaten

Penyaluran Energi yang Luas dan Merata

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution menyampaikan bahwa Pertashop adalah bagian dari Pertamina One Village One Outlet (OVOO), di mana Pertamina ingin menyalurkan energi yang menjangkau lebih luas dan merata.

“Pertamina terus berupaya menghadirkan 10.000 Pertashop di 7.196 Kecamatan di seluruh Indonesia. Harapan dari kehadiran Pertashop adalah mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat, sekaligus menggerakkan perekonomian di desa, sehingga masyarakat dapat langsung merasakan kehadiran Pertamina. Ini adalah bentuk pemenuhan aspek Availability, Acceptability, Affordability, dan Accessibility of Energy,” ujar Alfian.

Sejak 2020 hingga Januari 2022, sudah beroperasi sekitar 4.311 Pertashop di seluruh Indonesia. Sebanyak 473 di antaranya berada di Provinsi Jawa Timur dan 16 berada di kota atau kabupaten Madiun. Dari total tersebut, pengelolaan 249 Pertashop juga oleh mitra strategis, 54 di antaranya atau 22 persen oleh BUMDes.

Baca juga
Dongkrak TKDN, Menteri Erick Dorong Kerja Sama BUMN dan Swasta

Namun tantangan dalam implementasi pengembangan Pertashop di seluruh pelosok negeri sangat berat jika hanya oleh satu pihak. Karena itu butuh bantuan, dukungan, dan kerja sama dari berbagai pihak termasuk melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Alfian berharap, Pertashop dapat mengembangkan usaha bersama masyarakat desa untuk meningkatkan nilai ekonomi daya saing masyarakat, produktivitas masyarakat sekaligus mendekatkan pelayanan pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak di Desa.

“Pertashop akan hadir menjadi penggerak ekonomi desa yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian nasional serta mengedukasi masyarakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan. Bahkan 12 persen dari total konsumsi Pertamax sebagai bahan bakar ramah lingkungan ini tersalur melalui Pertashop,” kata Alfian.

Tinggalkan Komentar