Menteri Kominfo Ajak Kelompok Lansia Segera Vaksin

Menteri Kominfo Ajak Kelompok Lansia Segera Vaksin - inilah.com
(dok.Kemenkes RI)

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate mengajak kelompok lanjut usia atau lansia untuk segera melakukan vaksinasi mengingat kelompok ini memiliki tingkat risiko kematian paling tinggi akibat COVID-19.

“Mari kita antar dan kawal orang tua atau saudara yang sudah lanjut usia ke tempat vaksinasi terdekat. Bagi yang memiliki keterbatasan motorik, bantu agar lebih mudah mendatangi lokasi. Bila ada kekhawatiran lain seperti penyakit penyerta, temani mereka ke dokter untuk mendapatkan saran ahli,” kata Menteri Johnny dalam pernyataan tertulisnya, yang dikutip Selasa (18/9/2021).

Dia pun meminta semua pihak berkepentingan termasuk keluarga untuk memastikan para lansia mendapatkan vaksinasi. “Pastikan mereka segera mendapatkan suntikan vaksinasi untuk menekan risiko sakit berat dan kematian. Kita ketahui bahwa para lansia memiliki risiko mortalitas tinggi,” kata Johnny.

Baca juga  Instruksi Menteri Tito Penumpang Wajib PCR Membuat Garuda Makin Nyungsep

Selain itu, dia juga meminta pemerintah daerah untuk menyusun strategi percepatan vaksinasi dan mengatasi kendala yang menghambatnya.

Per 27 September 2021, tercatat baru 29 persen dari sasaran vaksinasi lansia yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, yakni 6,25 juta orang dan lansia yang telah mendapatkan vaksin dosis lengkap sebanyak 19,9 persen atau 4,3 juta orang.

Sementara itu, pemerintah menargetkan 21.553.118 lansia mendapatkan perlindungan kesehatan melalui vaksin COVID-19.

Selain pentingnya vaksinasi kelompok lansia, Menkominfo juga mengajak semua orang bekerja sama untuk menghindari lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia meskipun penanganan saat ini terus membaik.

Baca juga  Vonis Terhadap Asrul Merupakan Kriminalisasi Jurnalis

“Seperti ketahui, peningkatan kasus COVID-19 terjadi di beberapa negara salah satunya Singapura. Menurut laporan, terdapat 1.939 kasus baru di Singapura pada Minggu, tertinggi sejak April. Kita semua harus bekerja sama untuk menghindari hal seperti ini terjadi di Indonesia,” kata Johnny.

Dalam lonjakan kasus di Singapura, dua kematian pertama adalah dari kelompok lansia. Kematian pertama yang dilaporkan adalah seorang wanita berusia 97 yang dites positif COVID-19 pada 18 September 2021. Sedangkan kematian kedua adalah wanita berusia 69 tahun yang dinyatakan positif pada 24 September 2021, meninggal karena komplikasi akibat penyakit di hari yang sama.

Baca juga  Kanal Youtube Refly Harun Soal Insiden KM 50 Tuai Kritik

Oleh karena itu, Johnny mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan, dan mempercepat vaksinasi.

Tinggalkan Komentar