Senin, 27 Juni 2022
27 Dzul Qa'dah 1443

Meski Akrab, Peluang Koalisi Gerindra-Nasdem Sangat Kecil

Rabu, 01 Jun 2022 - 22:51 WIB
Meski Akrab, Peluang Koalisi Gerindra-Nasdem Sangat Kecil
Meski Akrab, Peluang Koalisi Gerindra-Nasdem Sangat Kecil

Keakraban persahabatan selama lebih dari 40 tahun antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dinilai tak membantu jalinan koalisi kedua partai di Pilpres 2024.

Sebab, dua pucuk pimpinan partai itu memiliki sikap politik yang berbeda.

“Surya Paloh dan Prabowo memang memiliki kedekatan tersendiri. Namun saya menilai, potensi koalisi Nasdem dan Gerindra relatif kecil. Kedua pemimpin partai itu memiliki cara pandang dan model pendekatan yang jauh berbeda,” kata Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Khairul Umam, Rabu (1/6/2022).

Lebih lanjut, dia mengingatkan, Surya Paloh merupakan sosok yang menjegal masuknya Prabowo ke lingkaran koalisi Jokowi usai menelan kekalahan pada Pilpres 2019 lalu.

Baca juga
Ariza tak akan Bela Pencopotan M Taufik dari Kursi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

“Demikian pula ketika Prabowo mengajukan proposal masuk di pemerintahan Jokowi jilid 2 pasca kekalahannya di Pilpres 2019, salah satu yang merasa keberatan adalah Paloh,” tambahnya.

Namun, dia menduga adanya pembahasan lain di antara kedua pucuk pimpinan partai, termasuk menekan potensi pembelahan di masyarakat yang dapat mengganggu stabilitas nasional.

“Terlepas dari itu, pertemuan keduanya tetap baik dalam politik, untuk meminimalkan potensi gesekan di akar rumput saat berbeda koalisi dalam kontestasi Pilpres 2024 nanti. Sehingga proses rekonsiliasi politik pasca Pemilu 2024 bisa dilakukan lebih efektif,” tandasnya.

Sementara, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh pun mengakui sering bersebrangan dengan Prabowo dalam berbagai perhelatan politik. Namun, dia mengungkapkan, perbedaan pilihan dan pandangan dalam pertarungan politik merupakan suatu kewajaran. Sehingga, ia meyakini bahwa setiap partai politik, termasuk Gerindra memiliki niat yang sama untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Baca juga
Andalkan Struktur, PKS Tak Perlu Tim Pemenangan Pemilu

“Ada masalah, kadang-kadang pasang surut. Kadang-kadang mas Prabowo kan gak selalu tersenyum sama saya. Tetapi kami tahu semuanya kita punya niat baik yang sama. Kami ingin mengabdikan diri kami bagi sumbangsih kami bagi kemajuan bangsa dan negara ini,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar