Kamis, 11 Agustus 2022
13 Muharram 1444

Meski Tak Lagi Ibu Kota, Jakarta Punya Potensi Pusat Bisnis Bagi Pengusaha Muda

Rabu, 29 Jun 2022 - 22:03 WIB
Jakarta Punya Potensi Sebagai Pusat Bisnis Bagi Pengusaha Muda
Menparekraf, Sandiaga Uno/ist

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menilai DKI Jakarta bisa menjadi pusat bisnis setelah tidak lagi menjadi ibu kota. Sebab DKI Jakarta memiliki potensi yang besar karena hingga saat ini lapangan pekerjaan banyak tercipta.

Sandiaga mengatakan, banyak peluang ekonomi kreatif yang bisa pemerintah kembangkan di DKI Jakarta. Selain itu Jakarta juga memiliki potensi wisata yang menjanjikan.

“Pusat peradaban dan ekonomi dunia adalah masa depan yang bisa diraih Jakarta. Dari sisi banyaknya peluang usaha dan lapangan kerja yang tercipta, Jakarta akan mampu mendorong perekonomian nasional,” katanya dalam forum Jakarta Talks, Rabu (29/6/2022).

Baca juga
BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Pagi dan Siang

Dalam forum ini membahas soal peluang Jakarta menjadi pusat bisnis dan ekonomi setelah nantinya tidak lagi mengemban status sebagai ibu kota negara. Sebab nantinya peran itu akan pindah ke Kalimantan Timur yang sudah menjadi proyek jangka panjang pemerintah pusat.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Dewi Dian sependapat dengan Sandiaga soal peluang Jakarta menjadi pusat bisnis. Menurutnya peluang itu masih tetap terbuka karena sampai saat ini kota yang sudah berumur 495 tahun masih menjadi tumpuan masyarakat untuk mengadu nasib.

Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jaya, Sona Maesana dalam Forum Jakarta Talks/ist

Selain itu, berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) setidaknya ada 377.540 permohonan nomor induk berusaha (NIB) di DKI Jakarta.

Baca juga
Wagub: DKI Terapkan 'Micro Lockdown' Sesuai Data Penularan

“Ini merupakan angka terbesar secara nasional dan kami senang dengan fakta bahwa banyak yang berniat untuk berwirausaha di Jakarta. Diskusi ini sekaligus untuk menjawab tantangan ke depan setelah Jakarta tidak lagi menjadi Ibu Kota Negara, dan sebagai pelecut agar kita tetap optimis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jaya, Sona Maesana mengatakan, pihaknya menggelar forum ini sebagai sebuat literasi yang nantinya bisa menjadi acuan bagi pemerintah dan pengusaha.

“Peran pengusaha muda terhadap pengembangan Jakarta sangat penting, karena Jakarta merupakan rumah bagi UMKM, pusat bisnis, budaya, dan pembangunan infrastruktur. Kami hadir untuk membahas masukan, opini, dan rekomendasi bagaimana Jakarta ke depan saat sudah tidak lagi menjadi Ibu Kota. Kami ingin tetap terlibat dalam menyusun Kota Jakarta,” ungkapnya.

Tinggalkan Komentar