Senin, 27 Juni 2022
27 Dzul Qa'dah 1443

Meutya Hafid Nilai Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina Langkah Tepat

Rabu, 22 Jun 2022 - 20:25 WIB
Meutya Hafid golkar jokowi rusia ukraina - inilah.com
Ketua Komisi I DPR/ Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar, Meutya Hafid - dok DPR

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menilai rencana kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Kiev, Ukraina dan Moskow, Rusia untuk bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir bulan Juni ini merupakan langkah yang tepat.

Menurutnya kunjungan Jokowi tersebut menunjukkan kepedulian Indonesia terhadap isu kemanusiaan.

“Sebagai Ketua Komisi I DPR RI, saya menganggap tepat rencana kunjungan kerja Presiden Joko Widodo dalam kapasitas sebagai Presiden G20 dan anggota the Champion Group of the United Nations Global Crisis Response Group (GCRG) ke Kiev, Ukraina dan Moskow, Rusia akhir bulan Juni 2022,” kata Meutya Hafid dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Baca juga
Foto: Demo Buruh KSPI Tolak UU Omnibus Law di Gedung DPR

Politisi perempuan Partai Golkar itu menilai, kunjungan kerja Jokowi tersebut sejalan dengan hasil-hasil rapat kerja Komisi I DPR RI dengan Menteri Luar Negeri, di mana Komisi I DPR RI meminta Kemlu untuk mengintensifkan diplomasi pada tingkat tertinggi dalam mencari solusi atas konflik Rusia-Ukraina.

“Saya melihat ini juga sebagai sinergitas pemerintah dan parlemen dalam menentukan posisi Indonesia dalam diplomasi global khususnya terkait konflik Rusia-Ukraina,” ujarnya.

Meutya Hafid berpandangan kunjungan Jokowi di tengah masa sulit ini mencerminkan politik luar negeri (polugri) RI yang bebas aktif yang ikut berkontribusi terhadap pencarian solusi damai Rusia-Ukraina.

“Kunjungan ini juga mencerminkan posisi dasar Indonesia yang imparsial dan mengedepankan dialog dan perundingan dalam penyelesaian sengketa ketimbang jalur militer dan peperangan,” jelasnya.

Baca juga
Jokowi Tidak Ingin Putuskan Capres 2024 Sendiri, akan Ajak Relawan

Meutya Hafid berharap Indonesia dapat mendorong semua pihak yang bertikai untuk kembali ke meja perundingan.

“Saya juga berharap Indonesia dapat memastikan koridor kemanusiaan tetap dibuka di wilayah perang Rusia-Ukraina,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar