MGPA Larang Penonton WSBK Mandalika Bawa Payung

MGPA WSBK

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan penonton ajang World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat dilarang membawa payung saat menyaksikan balapan.

“Penonton tidak diperkenankan membawa payung, benda berbahaya, drone, wadah kaca, tongkat ‘selfie’ (swafoto), atau benda besi lainnya,” kata Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah, dalam keterangan tertulisnya.

Penonton juga diharapkan tidak membawa benda atau cairan yang mudah terbakar, ransel atau tas besar, laser, minuman beralkohol, poster bendera maupun spanduk, terompet, serta makanan dan minuman dari luar.

“Apabila penonton membutuhkan makanan atau minuman, penonton dapat membelinya pada ‘booth’ penyedia ‘food and beverages’ yang tersedia di dekat masing-masing ‘grand stand’,” katanya.

Baca juga  Akhiri Perjalanan di Kompetisi Eropa, Liverpool Adalah Mimpi Buruk AC Milan

Ia juga mengatakan penonton juga tidak diperbolehkan untuk melakukan ‘filming’ atau mengambil video, termasuk ‘live video’, dari segala penjuru atas area sirkuit dan jalur balap, menggunakan kamera profesional maupun smartphone.

“Regulasi ini wajib dipatuhi penonton sebagai syarat menyaksikan ajang Wolrd Superbike di Sirkuit Mandalika agar penonton dapat menikmati balapan dengan aman dan nyaman,” tegas Ricky.

Seluruh syarat dan ketentuan ini disampaikan demi keamanan dan kenyamanan penonton dalam menonton balapan.

MGPA juga mengimbau para penonton untuk membawa barang yang penting saja dan tidak membawa barang secara berlebihan, karena tidak menyediakan tempat penyimpanan barang dan pihaknya tidak bertanggungjawab atas keamanan barang-barang yang tidak bisa dibawa ke dalam area Sirkuit Mandalika.

Baca juga  Airlangga: Penonton Superbike Mandalika 25.000 Orang dan Sudah Vaksin Lengkap

“Semoga penonton dapat mengikuti seluruh regulasi yang telah kami tetapkan sehingga pelaksanaan balapan dapat berjalan lancar sekaligus menunjukkan pada dunia bahwa kita adalah tuan rumah yang baik dan mampu menyelenggarakan ‘event’ (ajang) balap motor berkelas internasional,” katanya.

Regulasi lainnya yang wajib dipatuhi penonton saat menyaksikan ajang Wolrd Superbike, mereka wajib memiliki tiket, penonton berusia 12 tahun ke atas, sudah dua kali menerima vaksin COVID-19, menunjukkan hasil tes usap antigen (1×24 jam)/PCR (3×24 jam) negatif COVID-19 melalui aplikasi PeduliLindungi, serta memindai QR Code ketika memasuki area Sirkuit.

“Apabila penonton belum terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi, diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes ‘swab’ (usap) antigen/PCR dari rumah sakit/klinik serta sertifikat vaksin dengan prosedur yang dikirim ke email terdaftar,” kata Ricky.

Baca juga  Kalah dari Malaysia 2-3, Indonesia Tersingkir dari Piala Sudirman 2021

Tinggalkan Komentar