MGPA Tetapkan Regulasi Penonton WSBK Mandalika

regulasi penonton

Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menetapkan regulasi yang wajib dipatuhi penonton saat menyaksikan ajang balap motor World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Regulasi ini ditetapkan agar penonton dapat menikmati balapan dengan aman dan nyaman.

“Persyaratan menonton yang paling utama adalah wajib memiliki tiket. Selain itu, penonton harus berusia 12 tahun ke atas, sudah dua kali menerima vaksin COVID-19, menunjukkan hasil swab Antigen (1×24 jam)/PCR (3×24 jam) negatif COVID-19 melalui aplikasi PeduliLindungi, serta memindai QR Code ketika memasuki area sirkuit” kata Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga  PBESI Akan Bangun Training Center untuk Atlet Esport

“Apabila penonton belum terdaftar pada aplikasi PeduliLindungi, diwajibkan untuk menunjukkan hasil tes swab antigen/PCR dari Rumah Sakit/Klinik serta sertifikat vaksin dengan prosedur yang dikirim ke email terdaftar,” lanjutnya.

Sementara itu, guna mengakomodir penonton bertiket yang datang menggunakan kendaraan pribadi, MGPA menyediakan dua kantong parkir yakni Parkir Timur di area Batu Kotak dan Parkir Barat yang berada di seputar Bazaar Mandalika.

“Di kedua area ini akan tersedia ticket box sebagai lokasi penukaran tiket e-voucher dengan wrist band,” katanya.

Ricky menyebutkan, penonton yang menukarkan tiket, diwajibkan membawa identitas diri sesuai dengan tiket yang akan ditukarkan dan tidak dapat diwakilkan.

Baca juga  Klarifikasi Pria Berbaju Putih yang Buka Peti Kargo Ducati di Mandalika

“Penonton dapat melakukan penukaran tiket harian pada hari yang sama,” dia menambahkan.

Sementara bagi penonton yang memiliki tiket 3 days pass disarankan untuk menukarkan tiket pada hari Jumat, 19 November 2021.

Semua persyaratan utama seperti tiket dan sertifikat vaksinasi akan dicek di ticket box sebelum penonton dapat menaiki shuttle bus menuju area sirkuit. Ticket box buka mulai pukul 07.00 WITA setiap harinya.

“Semoga penonton dapat mengikuti seluruh regulasi yang telah kami tetapkan sehingga pelaksanaan balapan dapat berjalan lancar sekaligus menunjukkan pada dunia bahwa kita adalah tuan rumah yang baik dan mampu menyelenggarakan balap motor berkelas internasional,” tutup Ricky.

Baca juga  Sanksi WADA Sampai 2022, Ketum KOI Optimis Formula E dan World Superbike Bisa Kibarkan Merah - Putih

Tinggalkan Komentar