Sabtu, 01 Oktober 2022
05 Rabi'ul Awwal 1444

Militer China Tak Akan Diam Jika Ketua DPR AS Tetap Ngotot ke Taiwan

Selasa, 02 Agu 2022 - 09:36 WIB
China AS Taiwan
(ilustrasi)

China kembali menegaskan penolakannya terhadap kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan.

Pemerintahan Presiden Xi Jinping memperingatkan AS bahwa militer China ‘tidak akan duduk diam’ jika Pelosi tetap melawat ke Taiwan dalam turnya ke sejumlah negara Asia.

“Militer kami tidak akan tinggal diam,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, dalam jumpa pers rutin di Beijing, Senin (1/8/2022), seperti dikutip Reuters.

Pernyataan itu diutarakan Zhao merespons Pelosi yang berkeras melaksanakan tur ke sejumlah negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura. Meski Taiwan tak masuk dalam rencana turnya itu, namun sejumlah sumber mengatakan lawatan Pelosi ke Taipei masih ‘tentatif’.

Baca juga
Joe Biden Nilai Partai Republik Hambat Revisi UU Kepemilikan Senjata

Padahal, China telah berulangkali menegaskan penolakannya terkait rencana kunjungan Pelosi itu.

Sejumlah sumber pemerintah China bahkan mengatakan Beijing mempersiapkan segala cara, termasuk militer, untuk menanggapi kemungkinan lawatan Pelosi ke Taiwan.

Dalam jumpa pers Senin, Zhao menuturkan karena status Pelosi sebagai ‘pejabat tertinggi ketiga di jajaran pemerintah AS”, lawatannya ke Taiwan bisa menimbulkan “dampak politik yang mengerikan’.

Sebelumnya, Pelosi dan timnya bungkam soal rencana turnya ke Asia. Ia enggan menjabarkan rencana perjalanannya itu karena alasan keamanan. Namun, Pelosi akhirnya mengumumkan turnya ke Asia Pasifik pada Minggu (31/7/2022).

“Delegasi Kongres kami siap terbang ke Indo-Pasifik untuk memperkuat hubungan diplomatik AS dan memperkuat komitmen terhadap sekutu kami di kawasan,” kata Pelosi.

Baca juga
Jackie Chan dan Andy Lau Ramaikan Olimpiade China 2022

“Di Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang delegasi kami akan melakukan pertemuan tingkat tinggi guna membahas cara untuk lebih memajukan kepentingan dan nilai bersama,” imbuhnya.

Lebih lanjut Pelosi menerangkan bahwa lawatan itu akan fokus pada kerja sama keamanan, ekonomi, dan pemerintahan yang demokratis di kawasan Indo-Pasifik.

Tinggalkan Komentar