Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Minyak Goreng Mahal, Pedagang Warteg Terpaksa Naikkan Harga

Migor minyak goreng mahal warteg - inilah.com
Deretan minyak goreng di Pasar Swalayan, Kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jum’at (18/3/2022). Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Pedagang warung tegal (warteg) yang tergabung dalam Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) menaikkan harga menu makanan sebagai imbas mahalnya harga minyak goreng.

Ketua Kowantara, Mukroni mengatakan, kenaikan harga itu dilakukan setelah pemerintah mencabut harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng pada Rabu (16/3/2022).

“Untuk gorengan naik dari Rp1.000 ke Rp2.000, tapi (ukuran) tempenya agak besar. Ada (pedagang) yang sudah mulai hari ini,” kata Mukroni, Jumat (18/3/2022).

Mukroni mengatakan para pedagang warteg terpaksa menaikkan harga karena mereka harus mengeluarkan modal lebih banyak untuk membeli minyak goreng.

Mukroni menambahkan harga minyak goreng kemasan saat ini melonjak di kisaran Rp24.000 per liter. Namun dia mengatakan harga tersebut dapat lebih mahal karena tergantung pada masing-masing merek.

Baca juga
Make up 18 Jam Cuma untuk Video 36 Detik

“Kita menyayangkan ya karena tiba-tiba juga ini ada kenaikan harga. Tapi kita juga tidak mungkin menentang kebijakan pemerintah,” ujar Mukroni.

Mukroni mengatakan kenaikan harga menu yang penyajiannya dengan proses menggoreng akan berlaku bertahap agar tidak memberatkan masyarakat.

“Ya (kenaikan) sekitar lima sampai 10 persen. Seperti tempe tahu dan yang goreng-gorengan, kita nanti akan menyesuaikan dengan harga bahan baku. Jadi, itu yang kita nanti lakukan,” pungkas Mukroni.

Tinggalkan Komentar