Selasa, 17 Mei 2022
16 Syawal 1443

Minyak Goreng Rp14 Ribu per Liter Cuma 2 Hari, Selanjutnya Langka

minyak goreng
Minyak goreng langka

Kebijakan minyak goreng kemasan satu harga yakni Rp14 ribu per liter yang digagas pemerintah mulai 19 Januari 2022 lalu, saat ini sudah tidak terlihat lagi di sejumlah minimarket.

Padahal sebelumnya pemerintah telah menjamin pasokan minyak goreng kemasan seharga Rp14 ribu per liter itu untuk 6 bulan ke depan.

Namun kenyataannya, kebijakan satu harga itu hanya berlangsung selama dua hari, untuk hari selanjutnya ketersediaan minyak goreng kemasan Rp14 ribu per liter di sejumlah minimarket sudah langka alias kosong.

Berdasarkan pantauan Inilah.com di sejumlah minimarket baik Alfamart maupun Indomaret di kawasan Kalibata di sepanjang Jl Raya Empang Tiga tidak ditemukan adanya minyak goreng kemasan. Begitu juga minimarket di kawasan Pejaten Timur, Jakarta Selatan.

Baca juga
Pernyataan Gus Yahya Warning bagi Cak Imin, Bila Serius PKB Partai Gurem

Tampak sejumlah ibu rumah tangga kebingungan mencari kebutuhan pokoknya tersebut. Karena semua minimarket yang dituju tidak menyediakan minyak goreng kemasan yang sebelumnya telah dijamin ketersediaannya itu oleh pemerintah.

“Semua (minimarket) kosong, nggak ada minyak goreng. Waktu hari pertama dan kedua masih ada, tapi langsung diborong habis,” ujar Choriyati (61) warga Kalibata, Jaksel, Selasa (1/2/2022).

Tak hanya di Jakarta, keluhan sama juga dialami oleh warga Bekasi, Jawa Barat yang sampai saat ini tidak menemukan adanya minyak goreng kemasan Rp14 ribu per liter di minimarket.

minyak goreng langka

Seperti halnya di wilayah Bekasi Utara, Kota Bekasi hingga Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. “Sudah nggak ada di semua Alfamart, Indomaret. Sudah diserbu waktu hari pertama kebijakan satu harga,” kata Ranti (40) warga Tambun Utara.

Baca juga
Airlangga: Potensi Pendapatan Karbon Rp8 Ribu Triliun dari Hutan, Mangrove dan Gambut

Karena itu masyarakat sangat berharap kepada pemerintah untuk segera mengatasi kekosongan kebutuhan pokok rumah tangga tersebut.

Sebelumnya, pemerintah meminta masyarakat untuk tidak panic buying saat diberlakukannya kebijakan satu harga minyak goreng kemasan yakni Rp14.000 per liter.

Upaya menutup selisih harga tersebut tidak hanya diberikan untuk minyak goreng kemasan 1 liter, tetapi juga diberikan dalam kemasan 2 liter, 5 liter, dan 25 liter.

Minyak goreng kemasan dengan harga khusus tersebut akan disediakan sebanyak 250 juta liter per bulan selama jangka waktu 6 bulan.

Namun kenyataannya saat ini masyarakat sudah kebingungan mendapatkan minyak goreng kemasan satu harga tersebut di setiap minimarket.

Tinggalkan Komentar