Selasa, 06 Desember 2022
12 Jumadil Awwal 1444

MKI Babeh Haikal Bantu Korban Gempa Cianjur Lewat Jurnalis Filantropi

Jumat, 25 Nov 2022 - 22:48 WIB
Ketua MKI, Babeh Haikal beri bantuan untuk korban gempa Cianjur lewat Jurnalis Filantropi Indonesia, Jakarta, Jumat (25/11/2022). (Foto: Berita 168).

Semangat berbagi tak pernah padam bagi Majelis Keluarga Indonesia (MKI) yang dipimpin Babeh Haikal Hassan. Donasi korban gempa Cianjur, diserahkan lewat Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi).

Menurut Babeh Haikal, anggota MKI yang tersebar dari Aceh hingga Papua kerap melakukan aksi sosial saat terjadi bencana. Misalnya saat terjadi bencana banjir di Jakarta, MKI membuka posko bantuan di sejumlah titik.

“Sekarang di Cianjur kita hadir. Artinya kita perkenalkan kepada masyarakat yang membuat punya ikatan adalah merasakan penderitaan,” ujar Babeh Haikal, Jakarta, Jumat (25/11/2022).

Babeh Haikal mengungkapkan, budaya membantu dan berbagi kepada mereka yang memerlukan merupakan salah satu pendidikan keluarga. “Bagian pendidikan bagi anak-anak kita, bagi keluarga kita. Bahwa berbagi adalah standar yang kita pegang,” jelas Babeh Haikal.

Baca juga
Memilukan, Ibu dan Anak Korban Gempa Cianjur Tewas Berpelukan

Adapun donasi MKI yang disalurkan MKI melalui Jufi sebesar Rp8.550.000. Donasi ini dipergunakan untuk keperluan Dapur Umum Jufi yang menyediakan kebutuhan pangan penyintas gempa Cianjur.

Jufi mendirikan dapur umum pada hari kedua setelah gempa. Dapur Umum Jufi berlokasi di Desa Cisarandi, Warung Kondang, Cianjur.

Ketua Jufi, Wiyanto mengatakan Dapur Umum Jufi ditargetkan bisa beroperasi selama sepekan. “Kami targetkan sepekan. Jumlah yang kita siapkan dalam sehari sekitar 750-1000 porsi makanan siap saji. Kami bagikan di sejumlah titik tenda pengungsi,” jelas Wiyanto.

Dikatakan Wiyanto, bantuan donasi dari MKI ini tentu sangat membantu untuk keperluan belanja logistik Dapur Umum Jufi. “Semoga ada dermawan-dermawan lain yang tergerak hatinya untuk berdonasi. Sehingga harapan Dapur Umum Jufi bertahan hingga sepekan bisa jadi kenyataan,” kata mantan wartawan dari portal berita nasional itu.

Tinggalkan Komentar