Rabu, 08 Februari 2023
17 Rajab 1444

Mobil Brio Milik Keluarga Kalideres Tidak Hilang, Tapi Sudah Dijual

Rabu, 16 Nov 2022 - 09:00 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Penyidik Temukan Kain Berisi Mantra di Rumah Kalideres
Garis polisi terpasang di pagar rumah tempat ditemukannya satu keluarga tewas di Citra Garden I Exit Blok AC 5/7, RT 7/ RW 15, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/11/2022). (Foto: Inilah.com/Harris Muda)

Polres Metro Jakarta Barat, memastikan mobil milik keluarga yang ditemukan tewas di Kalideres, Jakarta Barat telah dijual sejak awal tahun.

“Setelah proses penyelidikan, kami berhasil mendapatkan titik terang terkait kabar hilangnya kendaraan mobil Honda Brio milik korban berpelat nomor B 2601 BRK. Kendaraan tersebut telah dijual langsung oleh saudara Budianto Gunawan selaku pemiliknya,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce di Jakarta, Selasa (15/11/2022).

Budianto Gunawan selaku pemilik kendaraan sebelumnya telah menjual mobil miliknya tersebut di salah satu pemilik showroom mobil berinisial R di awal tahun.

“Budianto Gunawan selaku Pemilik menjual mobil tersebut pada tanggal 20 Januari 2022 dengan harga Rp 160 juta rupiah,” kata Pasma.

Baca juga
Rangkaian Penembakan Massal Terjadi Lagi di AS, Sembilan Tewas di Tiga Kota

Sebelumnya beredar kabar bahwa mobil tersebut hilang sebelum jenazah mereka ditemukan warga setempat.

Namun demikian, belum diketahui apa motif korban menjual mobil tersebut.

Hingga saat ini, Polres Metro Jakarta Barat bersama Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus misterius penemuan jenazah satu keluarga tersebut.

Penemuan tewasnya satu keluarga itu berawal ketika ketua RT setempat mencium bau busuk dari dalam rumah korban pada Kamis (11/10/2022) di perumahan Citra Satu Exit Satu, Kalideres, sekitar pukul 18.00 WIB.

Ketua RT langsung melapor ke Polsek Kalideres terkait temuan bau busuk itu. Bersama polisi, ketua RT akhirnya memaksa masuk ke dalam rumah tersebut.

Baca juga
Identitas Dikantongi, Polisi Datangi Rumah Penabrak Pesepeda di Harmoni

Ketika pintu utama dibuka, petugas mendapati empat mayat di tiga ruangan berbeda, yakni ruang tamu, kamar tengah dan ruang belakang.

Polisi langsung melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi. Setelah itu, keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati (Jakarta Timur) untuk proses autopsi.

Polisi tidak menemukan tanda bekas kekerasan dengan benda tumpul atau benda tajam di tubuh korban.

Tinggalkan Komentar