Modal Tol Cibitung-Cilincing Rp10,80 Triliun, Dijual Rp2,44 Triliun

Modal Tol Cibitung-Cilincing Rp10,80 Triliun, Dijual Rp2,44 Triliun  - inilah.com
foto istimewa

Pembangunan jalan tol Cibitung-Cilincing dalam perjanjian pengusahaan jalan tol ditandatangani perseroan pada Agustus 2011, anggarannya ditaksir menelan biaya Rp4,20 triliun.

Seiring berjalannya waktu proyek jalan tol sepanjang 34,80 kilometer yang dimulai pada 2017 itu, taksiran anggaran membengkak hingga Rp10,80 triliun. 

“Sekarang nilai investasinya Rp10,80 triliun dan kami sudah konsultasi (dengan regulator),” kata Direktur Teknik PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP) Ari Sunaryono saat paparan progres proyek tersebut, Kamis (10/10/2019) silam.

Dari berbagai sumber yang dihimpun, saat ini PT Waskita Karya (Persero) Tbk, berhasil melakukan transaksi divestasi melalui anak usaha PT Waskita Toll Road (WTR) dengan PT Akses Pelabuhan Indonesia (PT API) atas jual beli atas ruas Tol Cibitung-Cilincing. Terjualnya ruas Tol Cibitung-Cilincing seharga Rp2,44 triliun.

Baca juga  KPK Usut Dugaan Korupsi Penanganan Perkara di Lampung Tengah, Azis Syamsuddin Tersangka?

Kabarnya melalui transaksi ini Waskita Karya memperoleh keuntungan dan dapat mengurangi utang atau kewajiban untuk memperbaiki kesehatan keuangan Perseroan. 

Nilai transaksi divestasi ini mencapai Rp 2,44 triliun atau setara dengan 1,96x Price to Book Value (PBV) dan diperkirakan dapat mengurangi beban utang melalui dekonsolidasian hingga Rp 5,82 triliun. Transaksi divestasi Tol Cibitung-Cilincing merupakan bagian dari 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita.

Tinggalkan Komentar