Selasa, 09 Agustus 2022
11 Muharram 1444

Molor! Inilah Jadwal Book Building hingga Pencatatan Saham GoTo di BEI

Selasa, 22 Mar 2022 - 07:01 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Molor! Inilah Jadwal Book Building hingga Pencatatan Saham GoTo di BEI- inilah.com
Foto: Istockphoto.com

Pada unggahan laman e-IPO, Senin (21/3/2022), PT Goto Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo memperpanjang masa penawaran awal perdana saham hingga tanggal 24 Maret 2022. Hal itu terungkap dalam prospektus initial public offering (IPO) GoTo terbaru. 

Dalam prospektus sebelumnya, masa penawaran awal atau book building tanggal 15 hingga 21 Maret 2022. Perkiraan tanggal efektif pada 15 Maret 2022. Masa penawaran umum perdana saham pada 29-31 Maret 2022. Tanggal penjatahan pada 31 Maret 2022. Distribusi pada 1 April 2022. Tanggal pencatatan pada 4 April 2022. 

Sejalan dengan itu, rencananya pernyataan efektif terbit pada tanggal 30 Maret 2022. Indo Premier Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan Trimegah Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelakasana emisi efek. CIMB Niaga Sekuritas dan Inti Sekuritas memperkuatkan sebagai penjamin emisi pelaksana efek. Mereka pun melakukan penawaran umum pada tanggal 1 hingga 5 April 2022. 

Baca juga
IPO Perusahaan Rugi, Mantan Dirut BEI: Orang Diajak untuk Berspekulasi

Dalam prospektus teranyar terdapat perubahan masa penawaran awal: 15 – 24 Maret, perkiraan tanggal efektif: 30 Maret 2022, perkiraan masa penawaran umum perdana saham: 1 – 5 April 2022, perkiraan tanggal penjatahan: 5 April 202, perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik: 6 April 2022 dan perkiraan tanggal pencatatan pada PT Bursa Efek Indonesia: 7 April 2022.

Sesuai rencana, calon emiten padat teknologi ini akan melepas jumlah saham sebanyak-banyaknya 52 miliar lembar bernominal Rp1 per lembar saham. 

Jumlah itu setara dengan 4,35 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Adapun penawaran saham perdana itu dalam kisaran harga Rp316 hingga Rp346 per lembar saham. 

Sehingga nilai IPO ini sebesar Rp16,432 triliun hingga Rp17,992 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk perseroan dengan porsi 30 persen. Sisanya, sebesar 30 persen untuk Tokopedia. 

Baca juga
Penjualan Melesat 12.433 Persen, Saham JARR Sudah Bisa Dipesan

Selebihnya, 25 persen untuk  Gopay. 5 Persen untuk Gofinance. 5 persen untuk Gojek Singapura dan 5 persen untuk Gojek Vietnam.

 

Tinggalkan Komentar