Minggu, 27 November 2022
03 Jumadil Awwal 1444

Mothercare dan Early Learning Centre Dukung Pembangunan Infrastruktur Sekolah

Kamis, 02 Jun 2022 - 18:20 WIB
Pembangunan Infrastruktur Sekolah
Istimewa

Mothercare dan Early Learning Centre kembali mewujudkan kepeduliannya terhadap sesama di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda negeri. Berkolaborasi dengan Yayasan Hati Gembira Indonesia (Happy Hearts Indonesia), Mothercare dan Early Learning Centre mengajak masyarakat untuk turut ambil bagian dan berpartisipasi pada perbaikan bangunan sekolah kurang layak.

Bantuan yang diberikan didapat melalui hasil penjualan offline dan online dari seluruh gerai Mothercare dan Early Learning Centre Indonesia selama bulan Ramadan 2022 atau 1-30 April 2022 untuk kemudian disalurkan melalui Happy Hearts Indonesia dalam bentuk pembangunan infrastruktur sekolah, penyediaan mainan edukasi dan perlengkapan kebersihan diri.

Penyerahan donasi dilakukan oleh Vasudev Kataria, Senior Vice President for Baby, Kids & Toy Brands in Kanmo Group dan Mohit Nigam, Brand General Manager dari Early Learning Centre Indonesia kepada Campaign Manager Happy Hearts Indonesia, Nanda September bertempat di PAUD Raudhatunissa, Jl. Babussalam, Kec. Teluknaga, Tangerang-Banten, Kamis, (2/6/2022).

Baca juga
Setelah Seminggu Berjuang Lawan COVID-19, Pengamat Musik Bens Leo Meninggal Dunia

“Kami sangat mengedepankan kemajuan dunia pendidikan, utamanya dimulai dari pendidikan anak usia dini. Hal ini kami tuangkan dengan berkontribusi terhadap perbaikan bangunan sekolah kurang layak, melalui Happy Hearts Indonesia,” kata Vasudev Kataria, Senior Vice President for Baby, Kids & Toy Brands in Kanmo Group.

Vasudev menambahkan, harapannya melalui keterlibatan untuk pembangunan infrastruktur sekolah, penyediaan mainan edukasi dan perlengkapan kebersihan diri dapat memberikan harapan bagi masa depan pendidikan di Indonesia dan memberi pengaruh positif bagi masyarakat sekitar sekolah.

“Selanjutnya, kami akan saling bekerja sama memperhatikan proses pembangunan infrastruktur sekolah, agar dapat berjalan dengan baik dan dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan anak-anak bersekolah,” tambahnya.

Periode pengumpulan donasi untuk perbaikan gedung-gedung sekolah kurang layak bersama Happy Hearts Indonesia, berlangsung pada 1-30 April 2022. Selama periode tersebut, pelanggan setia Mothercare dan Early Learning Centre yang telah membeli produk-produk minimal Rp1.000.000 di seluruh gerai Mothercare dan ELC, baik melalui layanan chat to shop dan official website, konsumen telah ikut menyumbangkan sebagian dananya kepada Happy Hearts Indonesia.

Baca juga
Perlukah Vaksin Booster? Dengan Vaksin Biasa Apa Bedanya ?

Realisasi donasi berupa pembangunan infrastruktur sekolah, penyediaan mainan edukasi dan perlengkapan kebersihan diri ini akan disalurkan melalui lembaga nirlaba terpercaya, Happy Hearts Indonesia.

“Meski pandemi COVID-19 masih berlangsung, namun bukan berarti perhatian terhadap dunia pendidikan Indonesia berhenti. Setiap lapisan masyarakat perlu terlibat dan ambil bagian, sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas masing-masing. Di masa depan, solidaritas sosial akan jadi kunci keberlangsungan hidup manusia,” paparnya.

Pendidikan Anak Usia Dini sendiri merupakan pendidikan sangat mendasar dan strategis untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui PAUD, anak-anak usia 0-6 tahun memperoleh perawatan dan pendidikan dengan pemberian gizi yang seimbang, sentuhan, stimulasi dan atau rangsangan yang bermakna yang mengarah pada pencapaian kesempurnaan perkembangan otaknya.

Baca juga
Kasus Positif Bertambah 256 Orang, Seluruh Wilayah Kaltim Masuk Zona Merah COVID-19

Karena itu, penting untuk semua golongan masyarakat mendukung tersedianya fasilitas-fasilitas unggul di sektor pendidikan, utamanya dimulai dari PAUD.

“Kolaborasi Mothercare dan Early Learning Centre yang diejawantahkan melalui Happy Hearts Indonesia untuk pembangunan infrastruktur sekolah, penyediaan mainan edukasi dan perlengkapan kebersihan diri di sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan, menjadi contoh nyata tentang bagaimana sebuah kolaborasi, dapat memberi dampak positif bagi dunia pendidikan,” jelas CEO Happy Hearts Indonesia, Sylvia Beiwinkler.

Tinggalkan Komentar