Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

MRT Copot Tanda Jaga Jarak dan Siap 100 Persen Kapasitas Penumpang

MRT Copot Tanda Jaga Jarak dan Siap 100 Persen Kapasitas Penumpang
MRT Copot Tanda Jaga Jarak dan Siap 100 Persen Kapasitas Penumpang (@MRTjakarta)

MRT Jakarta mencopot tanda jaga jarak dan memberlakukan kapasitas maksimal atau 100 persen penumpang mulai hari ini, Senin (14/3/2022). MRT Jakarta melepas tanda jaga jarak pada tempat duduk di dalam ratangga.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendi Alhial mengatakan, kebijakan ini merupakan implementasi dari Surat Keputusan Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Nomor 145 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan RI Nomor 25 Tahun 2022 mengenal pengaturan kapasitas penumpang maksimal 100 persen untuk moda transportasi massal yang berada di wilayah dengan status PPKM Level 2.

Baca juga
Foto: Simpang Temu Lebak Bulus Integrasikan Antarmoda Transportasi

“Sehubungan dengan penyesuaian kebijakan tersebut, maka kapasitas maksimal penumpang MRT Jakarta saat ini sebanyak 86 orang per car (kereta) atau 516 orang per train set (rangkaian kereta),” ujar Rendi.

Dengan jadwal operasi pukul 05.00-21.30 WIB setiap hari berlaku Senin-Jumat dengan selang waktu keberangkatan kereta setiap 5 menit pada jam sibuk, yaitu 7.00-9.00 WIB dan 17.00–19.00 WIB, dan setiap 10 menit di luar waktu itu.

Sedangkan pada akhir pekan, MRT Jakarta beroperasi mulai pukul 06.00-21.30 WIB dengan selang waktu keberangkatan antar kereta setiap 10 menit.

“Meski demikian, pengguna jasa wajib mengikuti aturan yang berlaku, termasuk penerapan protokol kesehatan yang terkait dengan pencegahan penyebaran virus COVID-19 secara ketat, seperti memakai masker dan senantiasa menjaga kebersihan tangan dengan mencuci menggunakan sabun,” katanya.

Baca juga
Sebanyak 48 Penumpang Kapal Pesiar Royal Caribbean Positif COVID-19

PT MRT Jakarta saat ini masih memberlakukan kebijakan untuk tidak berbicara baik satu maupun dua arah selama berada di dalam kereta serta pengguna jasa juga diminta untuk melakukan pemindaian kode QR melalui aplikasi Pedulilindungi sebelum memasuki area stasiun.

Tinggalkan Komentar